Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kendaraan Luar Kota Kediri Diarahkan Lewat Jalur Alternatif, Ini Rekayasa Lalu Lintas Yang Diterapkan Polresta

Hilda Nurmala Risani • Kamis, 12 Maret 2026 | 21:14 WIB

 

RAWAN MACET: Sepuluh hari jelang Hari Raya Idul Fitri, arus kendaraan di Jl Panglima Sudirman mulai padat. Polres Kediri Kota sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mencegah.
RAWAN MACET: Sepuluh hari jelang Hari Raya Idul Fitri, arus kendaraan di Jl Panglima Sudirman mulai padat. Polres Kediri Kota sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mencegah.


KEDIRI, JP Radar Kediri–Polres Kediri Kota mulai menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan selama puncak arus mudik dan libur Idul Fitri.

Salah satunya dengan melakukan pengalihan arus di daerah perbatasan. Dengan demikian, kendaraan luar kota tidak sampai masuk ke dalam kota dan memicu kepadatan lalu lintas.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, ada beberapa skema yang disiapkan Polresta. Terutama di daerah perbatasan masuk ke Kota Kediri.

“Antisipasi lonjakan kendaraan. Kami lihat situasional. Seandainya sudah membuat kemacetan cukup panjang, akan diterapkan jalur alternatif baik dari utara maupun selatan,” kata Anggi.

Baca Juga: Kota Kediri Makin Padat, Ini Penjelasan Soal Perlunya Rekayasa Lalu Lintas

Rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan di beberapa titik. Dari arah Nganjuk, ada dua jalur alternatif.

Misalnya, arus dari barat diarahkan ke simpang tiga Pasar Gringging menuju ke selatan arah Bandara Dhoho. Kemudian baru masuk ke Kediri atau Tulungagung.

Untuk kendaraan yang ke arah Surabaya, akan dialihkan melalui simpang tiga supit urang di Desa Sonorejo, Grogol menuju Desa Jongbiru. Opsi lainnya, dari simpang empat Mrican lurus ke timur. Yakni ke arah simpang empat Jongbiru.

Adapun kendaraan dari arah Surabaya menuju Blitar atau Malang, akan diarahkan melalui simpang empat Semampir ke timur.

Yakni, menuju simpang tiga Tepus, simpang empat RS Baptis, simpang empat Bence, baru menuju ke Blitar.

Baca Juga: Kota Kediri Makin Padat, Ini Penjelasan Soal Perlunya Rekayasa Lalu Lintas

“Kami akan terjunkan personel di setiap titik untuk antisipasi kemacetan lalu lintas. Sehingga ketika ada indikasi kepadatan kendaraan bisa langsung dilakukan penguraian,” lanjutnya.

Selain jalur alternatif tersebut, pemudik dari arah Surabaya menuju ke arah Tulungagung bisa diarahkan ke barat Jembatan Semampir.

Yakni, menuju simpang empat Mojoroto gang tiga, simpang empat Sukorame, simpang empat Terminal Tamanan, simpang empat Muning, hingga menuju ke simpang tiga Jembatan Wijaya Kusuma (JWK).

Sebaliknya, bila ada kemacetan di simpang empat Alun-Alun Kota Kediri, pengendara dari arah Tulungagung ke Nganjuk.

Serta Surabaya dari simpang tiga Jetis, akan diarahkan menuju Jl Perintis Kemerdekaan, simpang empat Bence, simpang empat Kapten Tendean.

Kemudian, simpang empat Terminal Lama, simpang empat Alun-Alun ke barat arah Terminal Tamanan.

Baca Juga: Volume Kendaraan Meningkat, Pemkot Kediri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sisi Barat Jembatan Jongbiru

“Untuk Jalan Brigjen Katamso telah diberlakukan lajur dua arah. Khusus roda dua dan roda empat,” terang Anggi sembari menyebut tim pengurai akan melakukan patroli di wilayah Kota Kediri.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin akan ikut menerjunkan personel untuk patroli dan pengamanan.

“Kami akan memantau melalui ATCS (area traffic control system, Red). Jika memang terjadi kepadatan kami akan berkoordinasi dengan satlantas untuk melakukan penguraian,” ungkap Cholis.

Sedikitnya ada dua personel dinas perhubungan yang akan memantau ATCS secara bergantian. Mereka akan mengatur durasi waktu traffic light jika terjadi kemacetan lalu lintas.

“Kami berupaya meminimalkan kepadatan arus lalu lintas yang ada di tengah kota. Maka ada jalur alternatif dari utara maupun selatan,” pungkasnya. 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#dishub kota kediri #rekayasa lalu lintas #operasi ketupat semeru #lebaran 2026 #polres kediri kota