KEDIRI, JP Radar Kediri- Kue berwarna tajam yang dicurigai tim gabungan saat sidak parsel pada Kamis (5/3) lalu dipastikan tidak mengandung zat berbahaya. Dari hasil tes, kue tersebut aman untuk dikonsumsi.
Sebelumnya, tim dari Pemkot Kediri, Polres Kediri Kota, serta Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sempat mencurigai beberapa kue dengan warna tajam atau terlalu mencolok.
Itu ada pada kue Lebaran jenis lidah kucing dan maringue love yang sudah dikemas dalam toples. Alhasil, petugas membelinya untuk memastikan kandungan yang ada d idalamnya.
Kepala Disperdagin Kota Kediri M. Ridwan melalui Kepala Bidang Perdagangan Rice Oryza Nusivera mengatakan, kue yang dicurigai mengandung pewarna tekstil itu berdasarkan uji laboratorium negatif Rhodamin B.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2026 Tim Gabungan Sidak Parsel di Kediri, Ini Hasilnya!
“Hasil pengujian negatif Rhodamin B. Ini dari BPOM,” ujar perempuan yang akrab disapa Ririz itu.
Untuk diketahui, kue tersebut dinyatakan negatif Rhodamin B karena tidak menunjukkan ciri-ciri adanya kandungan tersebut di dalamnya.
Misalnya, ketika disinari dengan sinar UV tidak nampak memancarkan cahaya merah muda terang atau menujukkan tanda fluoresensi.
Selain itu, uji laboratorium ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Juga agar terhindar dari makanan dengan kandungan zat berbahaya.
Itu mengingat zat kimia Rhodamin B yang masih marak digunakan di beberapa produk makanan dan minuman dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan jika terus dikonsumsi. Seperti gangguan penyakit kronis baik kerusakan liver maupun ginjal.
Baca Juga: Jelang Perayaan Idul Fitri Disperdagin Kota Kediri Sidak Parsel, Ini Temuannya!
“(Dua jenis kue Lebaran, Red) negatif (Rhodamin B, Red) aman dikonsumsi,” imbuhnya. Dengan demikian, pihak Disperdagin memastikan bahwa kue tersebut bisa dibeli oleh masyarakat. Selain warnanya yang menarik perhatian, juga kandungan yang ada di dalamnya layak dikonsumsi.
Ke depannya, pemantauan dan pengawasan parsel maupun kue Lebaran akan dilakukan secara berkala.
Itu untuk memastikan bahwa produk yang diterima oleh masyarakat memang benar-benar sesuai dengan harga dan kualitasnya.
“Hasil sidak parsel di wilayah Kota Kediri dipastikan aman. Masyarakat tidak perlu takut untuk membeli karena petugas sudah memastikan bahwa kualitasnya sesuai dengan aturan yang ada,” tandasnya.
Baca Juga: Jelang Perayaan Nataru Disperdagin Kota Kediri Sidak Parsel, Wanti-Wanti Hal Ini
Seperti diberitakan, pada Kamis (5/3) tim gabungan melakukan sidak di dua toko yang menjual parsel.
Hasilnya, tidak ada produk yang kedaluwarsa. Hanya saja, ada dua produk yang masa kedaluwarsanya terlalu dekat.
Padahal untuk parsel minimal kedaluwarsa adalah 5 bulan ke depan. Juga terkait label harga, produk, dan tanggal kedaluwarsa yang perlu dilengkapi serta diperbesar. Itu agar masyarakat mudah dalam membaca informasi yang ada.
Editor : Andhika Attar Anindita