Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polsek Gurah Kediri Amankan Ratusan Selongsong Petasan

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 7 Maret 2026 | 20:12 WIB

 

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri – Upaya mitigasi peredaran petasan terus dilakukan jajaran Polsek Gurah selama Ramadhan.

Polisi mendatangi rumah warga di Dusun Aru-aru, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, setelah menerima informasi tentang aktivitas pembuatan selongsong petasan.

Dari lokasi tersebut, petugas melihat seorang remaja yang mengira memproduksi selongsong petasan untuk dijual.

Karena pelaku masih di bawah umur, pendekatan pelatihan dilakukan dengan melibatkan orang tua dan perangkat desa.

Remaja berinisial Pa, 17, membuat selongsong petasan secara mandiri di rumahnya.

Produk tersebut rencananya dijual dengan harga bervariasi, mulai Rp 1.500 untuk ukuran kecil, Rp 5 ribu ukuran sedang, hingga Rp 10 ribu ukuran besar.

Baca Juga: THR PNS, PPPK, TNI/Polri 2026 Menganut PP Nomor 9/2026 : Jadwal, Aturan, Nominal dan Ketentuan Lengkapnya

Dari lokasi itu, polisi menerima secara sukarela ratusan selongsong petasan dari pihak keluarga. Barang tersebut kemudian diamankan ke Mapolsek Gurah untuk mencegah potensi doktrin.

“Barang yang diserahkan kepada kami berupa 200 selongsong ukuran kecil, 19 selongsong ukuran sedang, dan tiga selongsong ukuran besar,” ujar Kapolsek Gurah Iptu Ardian Wahyudi.

Menurut Ardian, penanganan kasus tersebut dilakukan secara persuasif karena pelaku masih berada di bawah umur.

Proses pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orang tua serta kepala desa setempat.

Selain itu, polisi juga memberikan pelatihan serta edukasi mengenai bahaya bahan peledak dan risiko penggunaan petasan demi keselamatan masyarakat.

Ardian menegaskan, langkah mitigasi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat selama Ramadhan.

Ia juga menilai keterlibatan masyarakat dan perangkat desa sangat penting dalam mencegah peredaran petasan.

Informasi dari warga dinilai membantu polisi lebih cepat mengambil langkah pencegahan.

“Ini bukan penyeyitaan, melainkan memberikan secara sukarela dari orang tua yang disaksikan kepala desa. Kami melakukan pelatihan dan memberikan pemahaman tentang bahaya petasan,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, meluangkan waktu untuk terus mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas pembuatan atau peredaran petasan di lingkungan sekitar.

Warga juga diminta tidak ragu menyampaikan informasi kepada aparat kepolisian agar potensi bahaya dapat dicegah sejak dini.

Baca Juga: Rekanan Kebut Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Kediri, Progres Fisik Baru Capai 12 Persen

Masyarakat dapat melaporkan kejadian serupa melalui layanan kepolisian 110 atau langsung ke Polsek terdekat.

Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan situasi kamtibmas selama Ramadhan tetap aman dan kondusif.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #polsek gurah #petasan