KEDIRI, JP Radar Kediri – Polsek Ngadiluwih menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penggunaan sound system dengan volume berlebihan yang mengganggu warga saat waktu istirahat.
Laporan tersebut diterima pada dini hari, saat sebagian masyarakat tengah beristirahat menjelang sahur.
Menindaklanjuti aduan itu, petugas langsung melakukan patroli ke sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi.
Hasilnya, satu kelompok pemuda berhasil diamankan setelah sempat melarikan diri ke area perkampungan.
Kapolsek Ngadiluwih AKP Budi Winariyanto mengatakan, awalnya petugas mendapati rombongan dengan sound keras di jalan arah Jembatan JWK.
Saat hendak dihentikan, rombongan tersebut berusaha kabur masuk ke wilayah kampung.
Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan yang bersangkutan di wilayah Desa Seketi.
“Tadi dini hari kami amankan. Setelah kami lakukan pembinaan, pagi harinya orang tua bersama perangkat desa datang menjemput dengan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya,” jelas Budi.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Polisi tidak melakukan penahanan, namun memberikan peringatan tegas dan edukasi kepada yang bersangkutan.
Orang tua juga diminta lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari selama bulan Ramadan.
AKP Budi menegaskan, imbauan ini sejalan dengan surat edaran yang telah disosialisasikan kepada masyarakat.
Warga dan kalangan pemuda diminta tidak melakukan sahur on the road (OTR) menggunakan sound system berlebihan yang dapat mengganggu ketenangan lingkungan.
Selain berpotensi menimbulkan keresahan, aktivitas tersebut juga rawan memicu gesekan antar kelompok.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar di bulan Ramadan yang suci ini lebih fokus pada ibadah dan menjaga ketertiban. Gunakan momen ini untuk saling menghormati sesama umat, bukan justru mengganggu kenyamanan warga lain,” tegasnya.
Polsek Ngadiluwih memastikan patroli rutin akan terus digelar selama Ramadan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Editor : Andhika Attar Anindita