KEDIRI, JP Radar Kediri - Polsek Kediri Kota memberikan konsep yang berbeda dalam memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada anak-anak usia dini.
Dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru ini pihaknya menampilkan pertunjukan wayang berbahan kardus.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono. Dia mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas.
“Kami dari Polsek Kediri Kota melaksanakan kegiatan di TK Dharmawanita, Balowerti hari ini. Kali ini kami menggunakan sarana media wayang kardus untuk memberikan pengarahan atau sosialisasi tertib lalu lintas pada anak-anak dan siswa di TK tersebut," ujar lelaki yang akrab disapa Bowo itu.
Baca Juga: Ki Wawan Andriono, Dalang Wayang Kulit yang Mampu Menembus Segala Keterbatasan
Untuk diketahui, dalam pagelaran tersebut, pihaknya mengangkat dua tema berbeda. Yaitu perilaku tertib dan tidak tertib dalam berlalu lintas. Tentu penyampaian dengan sederhana agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
“Kami berupaya memberi pemahaman agar anak-anak tahu akibat yang ditimbulkan apabila tidak tertib dalam berlalu lintas,” imbuhnya.
Terkait tokoh, ada beberapa yang ditampilkan. Yaitu Bapak Budi dan anaknya Beni yang melanggar aturan lalu lintas. Serta Bu Yanti dan Neni yang tertib berlalu lintas.
Selain itu, ada juga tokoh polisi dan guru yang menggambarkan situasi nyata di masyarakat.
“Pendekatan melalui media wayang dipilih karena dinilai efektif dan menyenangkan bagi anak-anak.Dengan visualisasi cerita, pesan keselamatan lebih mudah melekat dalam ingatan mereka,” tandasnya.
Selain memberikan edukasi, jajaran Polsek Kediri Kota juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat belajar.
Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri, suasana ceria dan penuh antusias tampak saat anak-anak menyaksikan pagelaran wayang yang sarat edukasi itu.
Editor : Andhika Attar Anindita