Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ternyata Hal Sepele Ini Jadi Penyebab Anak Tusuk Ibu di Kediri, Korban Alami Tiga Luka Tusuk

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 21 Januari 2026 | 23:36 WIB
Polisi membawa Kusnadi yang diduga telah menusuk ibunya (Foto : Polres Kediri)
Polisi membawa Kusnadi yang diduga telah menusuk ibunya (Foto : Polres Kediri)

KEDIRI, JP Radar Kediri-Warga Dusun Kunjangkidul, Desa/Kecamatan Kunjang kemarin gempar. Ini setelah Tumiyatun, 69, lansia setempat ditusuk oleh Kusnadi, 50, anaknya sendiri.

Akibat penusukan itu, dia mengalami luka di perut dan punggung. Penusukan terjadi sekitar pukul 08.00 kemarin (21/1). Saat kejadian, ER, tetangga Tumiyatun sedang memasak di dapur.

Tiba-tiba saja dia mendengat teriakan keras lansia yang merupakan tetangganya itu. “Tolooong!” teriak Tumiyatun yang membuat beberapa warga langsung berhambur keluar rumah.

ER dan beberapa warga lantas masuk ke dalam rumah Tumiyatun. Saat itu mereka mendapati ibu tiga anak itu dalam kondisi tengkurap di tempat tidur. Tumbuhnya berlumuran darah.

“Kamarnya gelap, terus kelihatan sudah banyak darah. Saya buka dasternya, luka di punggung, bahu kiri, sama perut. Korban masih sadar, masih bisa bicara,” terang ER yang mewanti-wanti agar namanya tak dikorankan.

Melihat Tumiyatun mengalami luka parah, warga langsung menanyakan identitas pelaku. Dia pun terus terang menyebut jika penusuknya adalah Kusnadi, anak sulungnya sendiri.

“Sempat dibawa ke Klinik Surya Prima sebelum dibawa ke RSKK (RSUD Kabupaten Kediri,” terang ER.

Menurut keterangan warga lainnya, mereka sempat melihat Kusnadi keluar dari rumah ibunya beberapa saat sebelum teriakan menggemparkan itu.

Pria yang sehari-hari tinggal di Desa Sidomulyo, Purwoasri itu pergi dengan mengendarai sepeda motor.

Terpisah, Kapolsek Kunjang AKP Udi Waluyo membenarkan tentang luka tiga tusukan yang diderita oleh Tumiyatun.

Yakni, luka di bagian perut dan dua tusukan di bagian belakang. "Detailnya masih menunggu keterangan pihak medis,” tutur Udi.

Setelah mendapat laporan dari warga, polisi langsung melakukan penyelidikan.

Sekitar pukul 10.00 kemarin, Kusnadi datang ke Polsek Kunjang dengan mengendarai sepeda motor.

"Dia (Kusnadi) datang sembari berteriak-teriak. Teriak sambil bilang saya kemasukan roh," terang Udi menirukan perkataan Kusnadi.

Meski Kusnadi menyerahkan diri secara sukarela, menurut Udi dia tetap tidak bisa dimintai keterangan.

Melainkan hanya meracau. Menurut penuturan warga, selama ini dia diduga mengidap gangguan mental. 

"Saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kasusnya diserahkan ke Polres Kediri," tandasnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Kediri Iptu Yusi Baiti mengatakan, Kusnadi menusuk Tumiyatun, ibunya menggunakan pisau sepanjang sekitar 30 sentimeter.

"Keterangan saksi bahwa pelaku meminta uang kepada korban, kemungkinan tidak di beri sehingga terjadi penganiayaan," jelasnya.

Atas perbuatannya itu, Kusnadi terancam pasal 474 Undang-undang No. 1/2023 tentang kealpaan atau kelalaian yang mengakibatkan orang lain luka-luka atau meninggal dunia.

Meski demikian, dengan informasi gangguan jiwa yang diidap oleh Kusnadi, polisi akan memastikan dengan memeriksa kejiwaannya.

"Diduga ODGJ kata warga sering membuat ulah. Untuk surat (riwayat pemeriksaan kejiwaan) belum terdeteksi tapi menurut keterangan warga yang bersangkutan  sering marah-marah sendiri," imbuh Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan.

 

Editor : Andhika Attar Anindita