KEDIRI, JP Radar Kediri- Ratusan korban arisan bodong menunggu terduga pelaku berinisial NST, 29, dipanggil ke Polda Jatim. Itu setelah laporannya resmi diterima satu minggu yang lalu.
Yoga, salah satu korban yang melapor ke Polda Jatim mengatakan, sebenarnya disposisi penanganan perkara sudah keluar dari Polda Jatim. Terkait pemanggilan terduga pelaku, Yoga belum mengetahui secara pasti kapan pelaku akan dipanggil.
“Dalam waktu dekat (Polda Jatim, Red) akan melakukan pemanggilan terduga pelaku,” paparnya.
Baca Juga: Telisik Aset Bandar Arisan Bodong di Kediri, Ini Temuan Korban
Yoga sudah datang ke Polda Jatim pada Minggu (4/1) lalu bersama empat korban lainnya. Mereka mewakili 70 korban arisan bodong yang kebetulan berdomisili di Surabaya.
Tiba di Polda Jatim pukul 11.00, mereka dimintai keterangan oleh penyidik. Perwakilan korban arisan bodong itu menjelaskan kronologinya secara detail.
“Jika nanti ada update terkait perkembangan kasus ini akan segera kami kabari. Harapan kami bisa menjadi atensi khusus pihak kepolisian dalam menangani kasusnya,” pungkasnya.
Baca Juga: Korban Arisan Bodong Kediri Resmi Polisikan NST, Serahkan Dua Alat Bukti
Seperti yang diberitakan, terduga pelaku NST membuka arisan yang berbeda dengan arisan kebanyakan.
Bukan meminta anggota menyetor uang secara rutin, melainkan menawarkan agar membeli paket dengan keuntungan besar. Semakin tinggi nilai paketnya, semakin besar pula keuntungannya.
Arisan dibuka sejak Juli itu mulai bermasalah pada Jumat (12/12) lalu. Alasannya arisan tersebut sudah jebol. Artinya dia tidak mampu lagi membayar paket yang dibeli anggota.
Baca Juga: Hingga Akhir Desember NST Tak Menjawab Somasi, Ini Yang Akan Dilakukan Korban Arisan Bodong Kediri
Sedikitnya, ada 320 anggota yang tidak bisa mencairkan uang mereka. Kerugian ditaksir mencapai Rp 4 miliar. Atas kejadian tersebut, puluhan korban sempat mendatangi rumah NST.
Di depan para perempuan yang menggeruduk rumahnya, NST menandatangani surat pernyataan pengembalian uang. Namun, kertas yang ditandatanganinya itu tidak berarti apa-apa karena perempuan yang selalu tampil modis itu tidak lagi berada di rumahnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian