KEDIRI, JP Radar Kediri-Minggu kedua Januari ini, distribusi menu makan bergizi gratis (MBG) kembali bergulir.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim kemarin mengecek penyaluran makanan di TK Kemala Bhayangkari 42.
Orang nomor satu di Polres Kediri Kota itu mewanti-wanti tentang keamanan pangan yang diberikan kepada anak-anak tersebut.
Untuk diketahui, TK Kemala Bhayangkari 42 mendapat pasokan MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Semampir I Yayasan Kemala Bhayangkari.
Kedatangan Anggi bersama sejumlah pengurus Bhayangkari kemarin untuk memastikan menu yang diberikan kepada anak-anak benar-benar layak dikonsumsi.
“Hari ini (9/1) sudah mulai beroperasi dan distribusikan ke penerima manfaat. Salah satunya TK Kemala Bhayangkari 42,” ujar Anggi tentang SPPG yang juga di bawah pengawasan Bhayangkari itu.
Baca Juga: Libur Sekolah, Penyaluran MBG di Kota Kediri Tetap Berjalan
SPPG Semampir 1 ditargetkan melayani 2.104 penerima manfaat. Mereka terdiri dari anak-anak sekolah serta kelompok 3B. Yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.
Khusus untuk sekolah, total ada sembilan lembaga yang di-cover. Mulai TK Pembina, KB/TK Dian Hati, TK Mardi Putra, KB Smart BS.
Kemudian, TK Dharma Wanita Pemwilda, TK Kemala Bhayangkari 42, MIN 1 Kota Kediri, dan SMPN 1 Kota Kediri.
“Penyaluran kami lakukan secara bertahap. Untuk hari ini (9/1) perdana dilakukan,” lanjut perwira dengan pangkat dua melati di pundak itu.
Lebih jauh Anggi menjelaskan, SPPG di bawah naungan Bhayangkari itu menerapkan security food. Setiap makanan yang keluar dicek menggunakan alat khusus.
“Kami tes dan pastikan bahwa yang distribusikan higienis. Terkait menu juga variatif, setiap hari berbeda,” terangnya.
Baca Juga: Belasan Dapur MBG Tutup gara-gara Dana Tak Cair, Puluhan Ribu Siswa pun Jadi Korbannya
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, Anggi yang tiba pukul 07.00 kemarin langsung mengecek menu makanan siswa.
Dia terlihat senang melihat anak-anak memakan menu nasi kuning, ayam kremes, orek tempe, sayur, dan satu kotak susu dengan antusias. “Enak, aku suka,” kata Mika, 6, salah satu siswa sambil malu-malu.
Ke depan, Anggi memastikan Polres Kediri Kota akan melakukan pengawasan secara rutin. “Kita tidak ingin ada kejadian yang tidak diinginkan (keracunan makanan). Akan dilakukan monitoring rutin,” tandasnya.
Sementara itu, setelah sempat terhenti pada akhir Desember lalu, ratusan SPPGdi Kediri Raya kembali menyalurkan paket MBG di minggu kedua Januari ini.
Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Kediri Armeityansyah mengungkapkan, total 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kota Kediri Januari ini.
Baca Juga: Puluhan Ribu Siswa Tak Dapat MBG karena 14 Dapur di Kabupaten Kediri Stop Operasi, ini Penyebabnya
Jumlah tersebut termasuk beberapa dapur yang baru mulai operasional di awal 2026 ini. “Per hari ini yang operasional ada 34 SPPG.
Di Kecamatan Kota ada 10 SPPG, Kecamatan Pesantren ada 7 SPPG, dan di Kecamatan Mojoroto ada 17 SPPG,” ungkapnya.
Untuk beberapa dapur yang sempat berhenti beroperasi pada akhir 2025 lalu, pria yang akrab disapa Ian itu memastikan semua sudah aktif kembali. “Sudah operasional kembali semua,” tandasnya.
Terpisah, Koordinator SPPG Kabupaten Kediri Ahmad Gunawan mengatakanhal yang sama. Menurutnya, 116 dapur MBG di Kabupaten Kediri juga sudah kembali beroperasi.
Termasuk 14 dapur yang sempat berhenti beroperasi karena dana dari pusat belum cair. “Sejak Kamis (8/1) lalu 116 (SPPG) sudah beroperasi,” papar Gunawan menargetkan tahun ini bisa ada 220 SPPG di Kabupaten Kediri.
Editor : Andhika Attar Anindita