Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Anjing Pelacak Ikut Sterilkan Gereja, 221 Personel Amankan Misa dan Kebaktian Natal di Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 25 Desember 2025 | 04:50 WIB

 

JELI: Anjing pelacak dari Unit K9 Polres Kediri mengendus berbagai sudut gereja untuk memastikan tidak ada benda asing berbahaya sebelum puncak perayaan Natal kemarin. (Foto: Wahyu Adji)
JELI: Anjing pelacak dari Unit K9 Polres Kediri mengendus berbagai sudut gereja untuk memastikan tidak ada benda asing berbahaya sebelum puncak perayaan Natal kemarin. (Foto: Wahyu Adji)
 

KEDIRI, JP Radar Kediri- Sehari jelang perayaan Natal, personel Polres Kediri melakukan sterilisasi gereja di Kabupaten Kediri.

Mereka menurunkan anjing pelacak atau unit K9 untuk mendeteksi keberadaan benda asing dan mencurigakan di gereja.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, tim melakukan sterilisasi di beberapa gereja. Mulai Gereja Kristen Jawi Wetan Sidorejo, Pare.

Kemudian, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pare, GKJW Segaran, Wates; dan beberapa gereja lainnya di Kabupaten Kediri.

Di setiap titik, petugas yang membawa metal detector (pendeteksi logam) dan mirror atau kaca bergagang panjang langsung memeriksa seluruh sudut gereja.

Khusus untuk lokasi yang tidak terjangkau pandangan mata, mereka menggunakan mirror dan metal detector untuk memeriksanya.

Selebihnya, anjing pelacak dari Unit K9 juga diturunkan untuk mengendus keberadaan benda-benda mencurigakan di sana.

“Sterilisasi gereja ini untuk memastikan teman-teman umat Kristiani bisa merayakan Natal dengan aman,” kata Kaur Bin Ops (KBO) Satsamapta Polres Kediri Iptu Eko Kuncoro yang kemarin memimpin sterilisasi gereja.

Berdasar pemeriksaan di sejumlah gereja kemarin, Eko memastikan pihaknya tidak menemukan benda-benda mencurigakan yang bisa mengancam keselamatan jemaat.

“Tidak ada hal-hal yang mencurigakan. Harapannya ibadah Natal bisa berjalan lancar,” lanjut perwira dengan pangkat dua balok di pundak itu.

Selain menyeterilkan gereja untuk perayaan Natal, Eko menyebut pihaknya juga melakukan penjagaan di sejumlah gereja.

Mereka akan melakukan pengamanan dalam rangkaian Natal.

Selain personel dari Polres Kediri, personel dari kepolisian sektor (polsek) juga mem-back up pengamanan.

Untuk diketahui, sebelum sterilisasi gereja kemarin (24/12), Selasa (23/12) lalu Pemkab Kediri bersama Polres Kediri melakukan patroli gabungan untuk cipta kondisi keamanan jelang puncak perayaan Natal.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji ikut turun ke sejumlah gereja.

Kepada koran ini, Bram mengaku menerjunkan 221 personel yang tersebar di 21 kecamatan (timur sungai) untuk melakukan pengamanan.

“Yang tidak terlibat pam gereja, sore ini (24/12) kami apelkan untuk siaga di Mapolres Kediri,” tutur Bram.

Pengamanan, jelas Bram, terutama dilakukan di saat jam-jam kebaktian dan misa Natal.

“Gabungan antara aparat Polri, TNI, pemda dan pam swakarsa ya,” paparnya memerinci unsur personel yang melakukan pengamanan gabungan. (sad/ut)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#misa #gereja #natal #nataru