KEDIRI, JP Radar Kediri - Ini peringatan bagi semua sekolah di Kota Kediri agar lebih berhati-hati.
Pelaku pencurian mulai menyasar sekolah menengah pertama (SMP) yang tidak ada penjaganya.
Nasib nahas itu dialami SMP 2 PGRI. Sekolah yang berada di Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, dibobol maling pada Minggu (7/12).
Pelaku nekat masuk dengan mencongkel pintu.
Adapun kronologinya yaitu sekitar pukul 05.30 Slamet Widodo tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dengan maksud membersihkan sekolah.
Namun saat didepan pintu sekolah dia melihat pintu sudah dalam keadaan rusak akibat dicongkel dari luar.
Merasa ada yang janggal, petugas kebersihan pun menghubungi kepala sekolah Sri Kuntari Agistini, 56, dengan maksud melaporkan kejadian tersebut.
Setibanya di lokasi, kepala sekolah pun melakukan pengecekan. Hasilnya, didapati bahwa 1 buah laptop merk ASUS warna hitam yang diletakkan di dalam lemari besi telah hilang.
Tak hanya itu, uang tabungan pelajar sebesar Rp 100 ribu di dalam toples plastik juga turut lenyap. “Kami mendapatkan laporan sekira pukul 08.00,” ujar Kapolsek Pesantren, Kompol Siswandi.
Mendapat laporan tersebut, polisi pun langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi. Nantinya keterangan tersebut digunakan dalam proses penyelidikan.
Atas perbuatannya, pelaku diancam tindak pidana pencurian dengan pemberatan Jo percobaan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP Jo 53 KUHP.
“Kerugian ditaksir mencapai Rp 4,1 juta,” pungkasnya.
Hingga kini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan menelusuri kemungkinan pelaku yang mengenal lingkungan sekolah. (la)
Editor : Andhika Attar Anindita