Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

AKP Tutud Yudho Prasetiawan, Kasatlantas Polres Kediri Kota yang Baru: Pagi Sertijab, Sorenya Musnahkan Knalpot Brong

Hilda Nurmala Risani • Minggu, 7 Desember 2025 | 06:30 WIB

 

TANCAP GAS: Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan menunjukkan sepeda motor yang melakukan pelanggaran.
TANCAP GAS: Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan menunjukkan sepeda motor yang melakukan pelanggaran.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Baru menjabat sebagai Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan sudah langsung tancap gas. Setelah pagi serah terima jabatan, sorenya dia knalpot brong hasil Operasi Zebra Semeru 2025.


Kepada awak media, petugas balok tiga di pundak itu menyebutkan, Operasi Zebra Semeru 2025 yang dilakukan sejak 17 hingga 30 November itu telah menjaring puluhan ribu pelanggar lalu lintas.


"Totalnya ada 43.399 pelanggar. Fokus kami bukan pada penindakan tapi edukasi untuk menyadarkan masyarakat. Bahwa keselamatan di jalan tanggung jawab bersama," jelas petugas yang kerap disapa AKP Yudho tersebut.

Baca Juga: Satlantas Petakan Titik Balap Liar di Kota Kediri, Bakal Lakukan Hal Ini


Dia lalu melanjutkan, jika puluhan ribu pelanggar itu terdiri dari tilang manual sejumlah 19 kejadian. Kemudian tilang elektronik sebanyak 943 kejadian, sedangkan teguran presisi ada sebanyak 42.437 kejadian.


Pelanggaran yang paling banyak adalah tidak memakai helm. Baik pengemudi maupun penumpang dengan total 13.640 kejadian. Disusul pengendara di bawah umur sebanyak 9.470 orang.


“Sementara terkait kecelakaan lalu lintas ada sebanyak 34 kejadian. Dengan korban meninggal dunia nihil. Sedangkan luka berat ada 2 orang dan 47 lainnya luka ringan,” imbuhnya sambil menyebut kerugian material mencapai Rp 44,6 juta.


Untuk diketahui, 19 kendaraan terjaring tilang manual itu berasal dari pelaku balap pembohong. Mereka diamankan ketika sedang beraksi di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Baca Juga: Satlantas Polres Kediri Catatkan Puluhan Ribu Pelanggar selama Operasi Semeru 2025


Dari 19 kendaraan tersebut ada yang menggunakan knalpot brong. Lalu warna kendaraan tidak sesuai dengan aslinya. Serta kendaraan tidak ada spion. Bahkan juga banyak kendaraan yang sudah di modif dan jauh dari standar.


“Untuk kasus balap liar kemarin, kami beri efek jera dengan menuntun sepeda motor dari lokasi menuju Mako Satlantas Polres Kediri Kota. Kemudian juga memanggil orang tua untuk membuat surat pernyataan bahwa tidak akan kembali lagi,” beber lelaki domisili di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.


Terakhir, polisi menyebut akan mendokumentasikan hasil Operasi Zebra Semeru 2025 dengan meningkatkan edukasi, sosialisasi, dan imbauan kepada masyarakat. “Penindakan kami lakukan agar tertib dalam lalu lintas menjadi budaya atau kebutuhan setiap masyarakat,” tutupnya.

Editor : rekian