Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hendak Balap Liar, Remaja di Wates Kediri Dihukum Dorong Motor Sejauh Satu Kilometer oleh Polisi

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 17 November 2025 | 05:46 WIB
Remaja yang kedapatan hendak balap liar diamankan oleh Polsek Wates.
Remaja yang kedapatan hendak balap liar diamankan oleh Polsek Wates.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Sejumlah remaja diamankan anggota Polsek Wates usai diduga hendak menonton balap liar di sekitar SMK Kertanegara pada Minggu (16/11) dini hari.

Mereka terjaring saat petugas melakukan patroli menindaklanjuti laporan warga yang resah dengan aktivitas anak muda di lokasi tersebut.

Para remaja itu tidak ditilang, tetapi diwajibkan mendorong sepeda motornya lebih dari satu kilometer dari SMK Kertanegara menuju Mako Polsek Wates.

Hukuman tersebut diberikan sebagai upaya memberi efek jera agar mereka tidak kembali berkerumun di ajang balap liar.

Kapolsek Wates AKP Agus Sudarjanto mengatakan, petugas bergerak cepat setelah menerima laporan warga terkait dugaan balap liar.

"Ketika kami datang, para remaja itu langsung kocar-kacir melarikan diri meninggalkan sepeda motornya," jelasnya.

Agus menyebut petugas menunggu mereka kembali ke lokasi mengambil motor yang ditinggalkan tersebut.

Benar saja, sekitar pukul 00.30 WIB beberapa remaja datang diam-diam dan langsung diamankan anggota di lapangan.

Total ada enam motor yang dibawa ke Mako Polsek Wates berikut 12 remaja, baik pengendara maupun yang dibonceng.

Meski begitu, mereka mengaku hanya menonton aksi balap liar dan mayoritas masih berstatus pelajar SMP.

Agus memastikan kendaraan mereka tidak disita maupun ditilang, tetapi wajib didorong hingga kantor polisi sebagai sanksi sosial.

Selain itu para remaja juga diminta melakukan olahraga fisik agar memahami konsekuensi dari perbuatan mereka.

Setibanya di kantor polisi, para remaja diberi makan dan minum sambil menunggu orang tua mereka datang menjemput.

"Kami meminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan tersebut di hadapan keluarga masing-masing," jelasnya.

Orang tua mengaku anaknya pamit keluar rumah sejak pukul 20.00 WIB dan tidak pulang hingga dini hari.

Agus berharap pengawasan keluarga bisa diperketat agar remaja tidak mudah terpengaruh aktivitas yang berpotensi membahayakan diri maupun orang lain.

Editor : Andhika Attar Anindita
#Dorong Motor #wates kediri #remaja #balap liar