JP Radar Kediri-Pocong yang satu ini memang bengal. Tak hanya muncul di siang bolong, juga tak pernah kapok meskipun berkali-kali ditangkap anggota satpol PP Kabupaten Kediri.
Tentu saja, yang tertangkap itu bukan pocong betulan. Melainkan pengemis berdandan seram yang beroperasi di simpang empat Paron, Kecamatan Ngasem.
Warga pun banyak yang resah dengan aksi peminta-minta ini. Berujung pada turun tangannya satpol PP yang kembali mengamankan sang pengemis..
Momen itu terjadi Minggu siang tadi(17/8) sekitar pukul 10.30. Tak hanya pocong, anggota satpol PP Kabupaten Kediri juga mengamankan pengamen berkostum doraemon.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, razia ini merupakan bagian dari pengawasan ketertiban umum. Yang juga menindaklanjuti aduan dari warga.
“Kami terima laporan dari masyarakat langsung kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Kaleb menyebut, para pengemis ini, utamanya yang berkostum pocong memang sering kali mengulangi aksinya. Meski sudah pernah diamankan sebelumnya.
Petugas kemudian membawa keduanya ke markas komando (mako) satpol PP. Di tempat ini mereka tidak hanya diberi teguran lisan maupun tertulis, juga mendapat pembinaan khusus.
Menariknya, karena bertepatan dengan peringatan 17 Agustus, keduanya diwajibkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hari Merdeka. Aksi itu berlangsun di halaman kantor.
Menurut Kaleb, langkah ini sebagai bentuk pembinaan. Agar anak-anak muda itu bisa lebih disiplin dan termotivasi untuk berubah.
“Harapannya mereka sadar dan tidak mengulangi lagi, karena tindakan seperti ini mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.(*)
Editor : Mahfud