KOTA, JP Radar Kediri - Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota menggelar konferensi pers hasil Operasi Patuh Semeru 2025.
Berlokasi di Mako Satlantas Polres Kediri Kota yang terletak di Jalan Brawijaya, Kota Kediri.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim melalui Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir mengatakan, ada ribuan pelanggar yang terjaring pada Operasi Patuh Semeru 2025 yang dilakukan pada 14 sampai 27 Juli kemarin.
"Total pelanggar yang kami lakukan penindakan ada sebanyak 10.616," jelas AKP Afandy.
Lebih jauh dia menjelaskan, ribuan pelanggar tersebut terdiri dari tilang manual sejumlah 2.804 orang.
Disusul tilang elektronik sebanyak 6 orang pelanggar dan teguran tertulis sejumlah 7.806 pengendara.
"Mayoritas pelanggaran adalah tidak menggunakan helm. Baik pengendara maupun penumpang yang dibonceng," ungkap bapak dari dua anak ini.
Sedangkan angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Patuh Semeru 2025 ada 11 kejadian dengan korban luka ringan sejumlah 20 orang.
"Angka kecelakaan ini menurun 31 persen dibandingkan tahun lalu. Yang mana ada 16 kejadian di 2024," terangnya saat konferensi pers.
Hasil Operasi Patuh Semeru 2025 ini akan ditindaklanjuti dengan meningkatkan edukasi, sosialisasi, dan imbauan kepada masyarakat.
"Penindakan kami lakukan agar tertib dalam berlalu lintas menjadi budaya atau kebutuhan setiap masyarakat," pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita