Kapolres Kediri AKBP Bramastyo menyampaikan, sasaran utama operasi adalah penertiban pengendara roda dua maupun empat. Kegiatan ini dilakukan demi menciptakan ketertiban dan keselamatan masyarakat saat berlalu lintas.
“Kalau sudah tertib tidak perlu khawatir,” ujar Bram.
Dia menambahkan, pelaksanaan operasi ini bukan hanya penindakan tapi juga edukasi untuk keselamatan bersama.
Momentum tahun ajaran baru menjadi alasan lain digelarnya operasi ini di pertengahan Juli. Polisi ingin menekan jumlah pengendara di bawah umur yang kerap memicu kecelakaan.
“Kalau masih di bawah umur, psikologinya belum siap untuk berkendara,” tegas Bram.
Karena itu, dia juga berharap orang tua tidak sembarangan memberikan kendaraan kepada anaknya.
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mendukung penuh adanya operasi semeru ini demi menekankan angka kecelakaan di jalan. Bagi Dewi, keselamatan pengendara harus diutamakan terutama generasi muda.
“Anak SMP sekarang banyak yang sudah dikasih motor, padahal belum waktunya,” ujarnya.
Baca Juga: Wow, DPRD Kabupaten Kediri Kebut Perda Kawasan Tanpa Rokok! Begini Penjelasannya
Dewi berharap orang tua lebih bijak. Dan sadar pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sejak dini.
Dia mengatakan, operasi ini bukan hanya bentuk penindakan tetapi juga alat ukur kepatuhan warga. "Kita berharap dengan operasi ini masyarakat lebih tertib dan berhati-hati ketika berkendara," jelasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian