Kepala Lapas Kelas II A Kediri Solichin mengatakan, razia ini untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman. “Ini upaya preventif yang kami lakukan. Sejalan dengan instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memerangi peredaran narkoba di dalam lapas,” jelas Solichin.
Baca Juga: Motor Pelajar Kediri Ini Dibawa Kabur saat COD, Korban Tertipu Uang Mainan! Begini Kronologinya
Razia kali ini menyasar kamar hunian blok A9 dan sel strap. Petugas menyisir setiap sudut ruangan secara detail. Termasuk kolong tempat tidur, lipatan bantal serta area-area tersembunyi. Yang dimungkinkan WBP bisa menyimpan barang terlarang.
Ditambahkan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Wenda Indra Bachtiar, penggeledahan berlangsung ketat. Itu dilakukan untuk memastikan tidak ada celah terhadap upaya penyelundupan narkoba atau handphone ke dalam lapas seperti yang terjadi beberapa bulan yang lalu.
Baca Juga: Tak Hanya Tindak Tegas Truk ODOL, Satlantas Polres Kediri Kota juga Lakukan Hal Ini
Dalam waktu setengah jam, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba di lokasi razia. Akan tetapi sejumlah benda yang dinilai dapat membahayakan keamanan dan ketertiban telah diamankan. Seperti senjata tajam (sajam) rakitan. Mulai dari gagang sikat gigi maupun sendok yang diruncingkan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan Jawa Pos Radar Kediri sajam ini tidak digunakan untuk berkelahi. Dirakit untuk pengalihan rasa bosan warga binaan saja.
Pihaknya pun terus melakukan antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Selain razia rutin yang dilakukan secara internal, juga terdapat razia gabungan yang melibatkan banyak pihak.
Razia ini dilakukan secara periodik maupun insidental. “Yang jelas razia internal kami lakukan 9 sampai 10 kali dalam satu bulan,” akunya.
Baca Juga: Bongkar Kredit Fiktif BRI Pare! Kerugian Negara Capai Miliaran, Tiga Orang Ditahan Kejari Kediri
Selain melakukan razia, petugas juga menyampaikan pesan kepada warga binaan agar mereka selalu mematuhi peraturan yang ada. Serta berbuat kebaikan. “Pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas, termasuk razia dan interaksi dengan WBP penting dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif,” pungkasnya sembari menyebut jika petugas juga harus bisa menjadi suri tauladan yang baik.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian