KEDIRI, JP Radar Kediri- Kasus dugaan pengeroyokan yang menghilangkan nyawa M. Hidris Rayyan, 17, memasuki tahap penting.
Kemarin, Polres Kediri menggelar rekonstruksi kejadian atau reka ulang perkara. Ada fakta yang mencengangkan di kasus tersebut. Yakni, tak ada adegan pengeroyokan maupun pemukulan terhadap korban.
Rekonstruksi yang berlangsung di Mapolres Kediri itu memunculkan dugaan baru, meninggalnya korban bukan karena pengeroyokan. Dugaannya akibat terjatuh dari motor setelah setelah ditendang pelaku.
Fakta menarik lainnya, sempat terjadi silang pendapat antara pelaku dan saksi korban. Yaitu terkait apakah pelaku mendekati korban yang sudah terkulai lemas atau tidak.
Baca Juga: Tersangka Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Ngancar Kediri Masuki Babak Baru
“Menurut anak korban (istilah polisi untuk korban yang masih anak-anak, Red), anak pelaku (pelaku yang masih anak-anak, Red) itu mendatangi anak korban yang meninggal itu (Rayyan, Red). Cuma mendatanginya itu dia (anak korban Hendika, Red) tidak bisa menjelaskan. Hanya mendatangi saja atau melakukan seperti apa,” jelas Kasatreskrim Polres Kediri AKP Fauzy Pratama melalui Kanit PPA Ipda Heri Wiyono.
Yang pasti, di rekonstruksi itu, ada 24 adegan yang diperagakan. Perbedaan pendapat tersebut mewarnai adegan ke-19. Yakni setelah korban terjatuh. Demikian pula dengan sepeda motor yang ditumpangi bersama dua korban lain, yang juga ambruk setelah ditendang pelaku.
Berdasarkan rekonstruksi yang berlangsung di lapangan indoor Polres Kediri tersebut, ketiga korban berboncengan tiga orang.
Korban Rayyan duduk paling belakang kemudian jatuh dan langsung terkulai lemas. Sementara dua temannya- Zaki Amani dan Hendika Reza-berusaha melarikan diri ke permukiman warga.
Baca Juga: Pelaku Pengeroyokan di SLG Kediri Berjumlah 14 Orang? Polisi Kantongi Rekaman CCTV Buru Pelaku
Berdasarkan keterangan para pelaku, tidak ada yang mendatangi korban Rayyan yang sudah tersungkur di tanah. Dalam rekonstruksi itu, mereka justru mengejar korban Hendika.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian