SURABAYA, JP Radar Kediri - Pembunuhan Rochmad Tri Hartanto alias Anto atau Antok, 32, terhadap Uswatun Khasanah, 30, dilakukan secara keji. Bagaimana tidak, tubuhnya dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Perbuatannya itu dilakukan setelah Antok berusaha memasukkan tubuh Uswatun ke dalam koper berwarna merah namun tidak muat.
Sehingga muncul ide Antok untuk memutilasi tubuh perempuan asal Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar itu menjadi beberapa bagian. Setelah berhasil menghilangkan nyawa Uswatun dengan cara dicekik. Antok membeli pisau buah ke toko minimarket di Jl Raung, Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jatim Kombespol Farman mengatakan awalnya Antok hanya memotong kepala Uswatun. "Namun, tubuhnya tetap belum bisa masuk ke dalam koper. Sehingga, dia memotong tubuh perempuan berambut panjang itu dalam beberapa tahap," ujar Farman.
Setelah memotong kepala Uswatun, Antok ganti memotong kaki kiri hingga bagian paha. Terakhir, dia memotong kaki kanan hingga betis. Sisanya baru dimasukkan secara utuh ke dalam koper.
Agar darah tidak berceceran, potongan tubuh itu dibungkus plastik lebih dulu sebelum dimasukkan ke koper. Seluruh proses mutilasi diperkirakan butuh waktu sekitar tiga jam. Yakni, mulai pukul 01.30 hingga pukul 05.00 Senin (20/1) lalu.
Editor : Anwar Bahar Basalamah