Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ucapan ini yang Memicu Pelaku Membunuh Uswatun Khasanah hingga Melakukan Mutilasi

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 28 Januari 2025 | 18:11 WIB

Sakit Hati : Rochmad Tri Hartanto alias Anto atau Antok, 32, ketika ditanya polisi apa motif pembunuhannya di hadapan awak media pada Senin (27/1).
Sakit Hati : Rochmad Tri Hartanto alias Anto atau Antok, 32, ketika ditanya polisi apa motif pembunuhannya di hadapan awak media pada Senin (27/1).
SURABAYA, JP Radar Kediri - Rochmad Tri Hartanto alias Anto atau Antok, 32, ternyata sudah memendam sakit hati terhadap Uswatun Hasanah, 30. Antok mengaku sakit hatinya itu dipicu setelah janda dua anak yang menjalin hubungan tanpa status dengannya itu menyumpahi anak perempuan Antok menjadi pelacur.

Diketahui, Antok punya anak perempuan bersama istri sahnya di Tulungagung. Kemudian pengakuan Antok, anak perempuannya disumpahi Uswatun."Jika sudah besar nanti menjadi PSK (Pekerja Seks Komersial, red)," ujar Antok menirukan perkataan Uswatun. Selain itu, Antok juga emosi karena Uswatun sempat menyuruh Antok untuk menghilangkan anak kedua. Uswatun menyuruh Antok menghilangkan anak kedua bersama istri sahnya karena tidak terima Antok punya anak kedua.

“Dia (Antok, Red) tidak terima karena anak perempuannya disumpahi menjadi pelacur,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jatim Kombespol Farman. 

Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur menambahkan, cekcok antara Uswatun dan Antok kian sering terjadi karena Uswatun menuntut untuk segera dinikahi. Dia juga meminta agar pria yang menjadi anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan ketua ranting salah satu perguruan silat itu menceraikan istri sahnya.

          “Intinya banyak yang bikin si pelaku marah. Yang terakhir si korban datang ke rumah pelaku. Melabrak istri sah pelaku,” terang Jumhur tentang pemandu lagu yang dikenal Antok dari salah satu tempat hiburan di Tulungagung itu.

          Seperti diberitakan, Antok membunuh Uswatun di kamar 301 Hotel Adisurya, Kediri pada Minggu (19/1) malam. Sebelum memutilasi perempuan yang kumpul kebo dengannya itu, Antok sempat mencekiknya. Ide mutilasi muncul setelah bapak dua anak itu mencoba memasukkan jasad Uswatun secara utuh ke dalam koper dan tidak muat. “Dari sana terpikir untuk melakukan mutilasi,” sambung Farman lagi.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Koper Merah ##Pembunuhan #mutilasi #ngawi #uswatun khasanah