KEDIRI, JP Radar Kediri– Pencurian tabung elpiji 3 kilogram membuat resah warga Kota Tahu. Kasus ini menyasar Supriono, 64, pemilik warung di Kelurahan Pakunden.
Dia mengaku tabung gas melonnya hilang digondol orang tak dikenal. Pri mengaku satu tabung gas melonnya raib.
Pelaku mengambilnya sejak Rabu (01/01). Pelaku berpura-pura menjadi pembeli. “Awalnya beli bensin, terus suruh bikinkan kopi dan teh dibungkus. Tapi pelaku ini tiba-tiba ngikutin saya sampai dalam rumah,” ungkapnya.
Setelah sampai dalam rumah, pelaku melihat ada lima tabung gas. Sehingga pelaku langsung menanyakan kepada Pri apakah elpijinya dijual.
Pri langsung mengiyakan. “Katanya mau beli empat elpiji, tapi kok dibawa semua ada lima,” tambahnya.
Tanpa pikir panjang, Pri memberikan tabung gas simpanannya. Ketika ditanya alamat rumah, pelaku mengaku rumahnya berada di blok G. Notabene dekat dengan rumahnya.
Saat itu, korban tengah sibuk membuat kopi dan teh. Sehingga tidak fokus. Sejurus kemudia, pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor.
“Lima elpiji itu dibawa pakai motor, dia sudah bawa tali langsung kabur. Pas saya mau kejar, ternyata kunci motor saya juga dibawa,” bebernya.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pesantren. Dia berbekal rekaman CCTV perumahan.
Humas Polsek Pesantren Aipda Prima Cahyo Nugroho mengamini adanya laporan tersebut. “Ini unit reskrim sedang melaksanakan pendalaman dan penyelidikan,” tandas Prima.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita