Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Percobaan Bunuh Diri Satu Keluarga di Ngancar Kediri, Keinginan Mengakhiri Hidup justru Datang dari sang Istri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Minggu, 15 Desember 2024 | 15:17 WIB
FAKTA BARU: Polres Kediri saat melakukan olah TKP di Desa Manggis, Kecamatan Ngancar.
FAKTA BARU: Polres Kediri saat melakukan olah TKP di Desa Manggis, Kecamatan Ngancar.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Dugaan bahwa satu keluarga di Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri melakukan upaya bunuh diri mulai mendapat pembenaran.

Bahkan, informasi awal menyebutkan, keinginan mengakhiri hidup tersebut datang dari sang ibu, Minatun. Kemudian didukung oleh suaminya, Danang, yang juga berniat mengajak dua anaknya.

Fakta di atas adalah hasil pemeriksaan awal yang dilakukan pihak kepolisian. Menurut penyidik, dari keterangan keluarga, memang ada upaya bunuh diri yang dilakukan pasangan suami istri tersebut.

“Indikasinya mengarah ke sana (upaya bunuh diri, Red),” kata Kasatreskrim Polres Kediri AKP Fauzy Pratama melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Heri Wiyono.

Sayangnya polisi belum bisa menjelaskan lebih jauh. Saksi-saksi kunci yang perlu dimintai keterangan masih tergeletak sakit di rumah sakit.

Yaitu para anggota keluarga yang diduga bunuh diri tersebut. Yang terdiri dari Danang, 31, Minatun, 29, dan anak sulung mereka Noval Pratama, 8.

“Masih belum bisa dimintai keterangan karena masih berada di rumah sakit,” kilah Heri.

Mengapa mereka sampai senekat itu? Heri mengatakan polisi sudah mendapatkan hasil penyelidikan.

Dugaan awal pasutri tersebut terjerat banyak utang. Di antaranya berbentuk pinjaman online (pinjol). Hanya, berapa besaran utang tersebut masih belum diperoleh.

Meskipun sudah menyita handphone milik pasutri tersebut namun belum bisa dibuka karena ter-password.

Polisi juga sudah mengamankan beberapa barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP).

Yaitu berupa baju yang terkena muntahan, seprei, botol susu Milku yang terindikasi ada bekas racun, cairan susunya, surat nikah, akta kelahiran anak, serta handphone pasutri tersebut.

Fakta yang menarik, diduga yang berinisiatif melakukan bunuh diri adalah Minatun. Wanita ini menyampaikan niatnya itu ke suaminya.

Bahwa dia ingin mengakhiri hidup.
Ironisnya, sang suami ternyata tak mencegah niatan itu. Danang menyetujui dan ingin mengajak anak-anaknya ikut bunuh diri.

“Suaminya bilang, ya udah kalau begitu kita bareng-bareng (bunuh diri) aja. Makanya anaknya dikasih (racun) juga,” beber Heri.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#keracunan #kediri #info kediri #bunuh diri #ngancar kediri #berita kediri