Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mantan Karyawan Indomaret Merampok di Alfamart, Polres Kediri Kota Tangkap Pelakunya di Warung Kopi

Novanda Nirwana • Kamis, 12 Desember 2024 | 16:27 WIB

 

TAK BERKUTIK: Polisi menggelandang Agil Ahmad Fatoni, 27 dalam rilis kemarin siang. Pria asal Desa Gondanglegi, Prambon itu telah menyatroni tiga minimarket selama dua bulan terakhir.
TAK BERKUTIK: Polisi menggelandang Agil Ahmad Fatoni, 27 dalam rilis kemarin siang. Pria asal Desa Gondanglegi, Prambon itu telah menyatroni tiga minimarket selama dua bulan terakhir.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Agil Ahmad Fatoni, 27, tidak bisa berfoya-foya lagi. Pria asal Dusun/Desa Gondanglegi, Prambon, Nganjuk itu harus mendekam di penjara setelah ditangkap tim buser Satreskrim Polres Kediri Kota, Senin (9/12) malam.

Pria yang indekos di Desa Jatirejo, Banyakan itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah merampok Alfamart Tempurejo pada Kamis (28/11) dini hari lalu.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, identitas Agil terendus setelah tim buser melakukan serangkaian penyelidikan sejak akhir November.

Selain meminta keterangan saksi, mereka juga menelusuri rekaman closed circuit television (CCTv) di sekitar lokasi.

Dari sana polisi mendapati petunjuk tentang identitas Agil. Selanjutnya, sekitar pukul 15.00, Senin (9/12) lalu tim buser mendatangi tempat kos Agil di Desa Jatirejo, Banyakan. Rupanya, dia tidak ada di sana.

Tim langsung mendatangi rumah Agil di Desa Gondanglegi, Prambon, Nganjuk. Ternyata dia juga tidak ada di sana.

Tak patah arang, mereka menelusuri sejumlah lokasi yang sering didatangi Agil.   

“Tersangka ditangkap di warung (kopi, Red) di salah satu warung (Desa Tanjungtani, Red) Prambon, Nganjuk,” kata Kasatreskrim Polres Kediri Iptu M. Fathur Rozikin.

Berdasar pengakuannya kepada polisi, aksi yang dilakukan Agil pada akhir November lalu bukanlah yang pertama.

Sebelum menyatroni Alfamart Kelurahan Tempurejo, dia lebih dulu menyasar minimarket di Kecamatan Loceret, Nganjuk pada 14 November silam.

Dengan modus menodongkan pisau kepada pegawai, dia berhasil menguras brankas dan membawa kabur Rp 25 juta.

Selanjutnya, pada 28 November ganti Alfamart di Jl Durian, Kelurahan Tempurejo, Pesantren yang disasar. Setelah mengancam pegawai menggunakan pisau, dia berhasil mengambil uang Rp 4,5 juta.

Seolah belum cukup, pada 6 Desember silam dia menyatroni minimarket di Kecamatan Warujayeng, Nganjuk.Dari sana Agil kembali mendapat uang Rp 25 juta.

“Pelaku selalu beraksi sendiri. Menaiki motor Honda Supra X 125 warna hitam,” lanjut Fathur tentang motor bernopol W 4981 NAF tersebut.

Untuk apa saja uang Rp 54,5 juta yang didapatnya? Menurut Fathur uang tersebut habis untuk berfoya-foya. Termasuk digunakan untuk menyewa pekerja seks komersil (PSK).

Dikatakan Fathur, sebelum nekat merampok, Agil sempat bekerja di minimarket berjejaring nasional yang belakangan jadi target operasinya.

“Tersangka dipecat dari minimarket karena menggelapkan uang Rp 15 juta,” jelas Fathur sembari menyebut gaya hidupnya yang hobi bersenang-senang itu pula yang membuatnya nekat merampok.

Akibat perbuatannya Agil dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan.

“Ancamannya sembilan tahun penjara,” tandas pria berambut lurus itu.

Untuk diketahui, setelah menangkap Agil di warung Desa Gondanglegi, Prambon, polisi langsung menggeledah tempat kosnya di Desa Jatirejo, Banyakan.

Dari sana polisi mendapati sejumlah barang bukti yang digunakan untuk merampok Alfamart Tempurejo.

Yakni, satu pisau dapur yang digunakan untuk mengancam karyawan minimarket.

Kemudian hoodie warna putih yang digunakan Agil saat beraksi. Polisi juga mengamankan helm merk INK warna putih hitam yang juga dipakai saat kejadian.

Ada pula celana jeans warna hitam, tas Alfamart warna hijau, sepasang sarung tangan warna hitam.

Selanjutnya, satu penutup wajah berwarna hitam, sepasang sepatu warna hitam, dan uang Rp 500 ribu. 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #tangkap pelaku #karyawan indomaret #warung kopi #jawapos #alfamart