Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pembegal Rampas Motor Honda Scoopy Milik Bocah Asal Kandangan di Jalan Raya Desa Keling, Begini Kronologinya

Hadyan Nandana • Selasa, 20 Agustus 2024 | 16:34 WIB

BARANG BUKTI Foto sepeda motor matic Honda Scoopy yang dirampas pembegal di Desa Keling, Kecamatan Kepung.
BARANG BUKTI Foto sepeda motor matic Honda Scoopy yang dirampas pembegal di Desa Keling, Kecamatan Kepung.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Apes menimpa Ahmad Bisma Anugrah. Bocah 13 tahun asal Desa Banaran, Kecamatan Keling itu menjadi korban pembegalan. Motor dan gawai miliknya dirampas di Desa Keling, Kecamatan Kepung. 

Aksi pelaku pembegalan itu terjadi di Jalan Raya-Kandangan, Desa Keling, Kepung. Saat itu, siswa SMP kelas VII berboncengan dengan temannya mengendarai motor Honda Scoopy warna hitam bernopol AG 2815 ECM. 

 “Waktu kejadian itu (pada Selasa 13/8, Red), anak saya mau melihat pertunjukan Bantengan,” ucap Suliyati, 45, ibunda Bisma. Tanpa disadari, korban sudah diikuti oleh dua orang bertubuh besar. 

Saat kondisi jalan raya sepi, pelaku lalu memberhentikan korban. Bisma dituduh telah menabrak adiknya. Korban yang tidak tahu apa-apa bingung dan takut. Bisma mengikuti perintah kedua lelaki itu dan memberhentikan motornya. 

Baca Juga: Marak Peredaran Miras Ilegal, Polres Kediri Kota Gerebek Karaoke dan Kafe di Banyakan

Ketika motor itu berhenti, pelaku sempat menjabat tangan Bisma. Dalam waktu sekejap, tangan merebut kontak motor milik Bisma. Setelah kuncinya berhasil dikuasai, pelaku merampas motor yang dibawa Bisma. 

Menurut Bisma, dua orang pelaku itu memiliki tubuh gemuk pendek dan satunya lagi tinggi jangkung. Si pelaku gemuk pendek mengenakan jaket hitam. Sementara untuk pelaku tinggi jangkung, memakai jaket coklat dan membawa motor vario berwarna hitam.

Karena menjadi korban perampasan Bisma terpaksa pulang dengan nebeng pengguna motor yang melintas di jalan raya. Saat itu dia hanya bisa menangis. 

Baca Juga: Truk Muatan Tebu Tabrak Kabel di Mrican, Bikin Macet Jalan Gatot Subroto

Suliyati pun  melapor kejadian itu ke pihak kepolisian. Dia menyerahkan kasus itu sepenuhnya ke polisi. Sayangnya, Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Fauzy Pratama belum bisa konfirmasi. Hingga pukul 19.30, dia tidak merespons pesan singkat yang dikirim lewat WhatsApp, kemarin. Akibat kejadian itu kerugian mencapai lebih dari Rp 20 juta.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#polri #begal #handphone #Honda Scoopy #polisi #pencurian