Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polres Kediri Tangkap Puluhan Orang yang Diduga Main Judi Biliar di Plosoklaten

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 31 Mei 2024 | 02:33 WIB
TKP: Tempat biliar yang digerebek Polres Kediri.
TKP: Tempat biliar yang digerebek Polres Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Tim Resmob Satreskrim Polres Kediri meringkus sekitar 30 orang yang diduga terlibat judi biliar, Selasa dinihari (28/5).

Lokasi penggerebekan terjadi di Dusun/Desa Plosolor, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Selain itu, petugas juga mengamankan puluhan kendaraan dan beberapa barang bukti lain di tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut sumber terpercaya media ini, penggerebekan dilakukan di warung kopi milik Mashudi. Kebetulan, warkop tersebut juga menyewakan tempat main biliar.

“Memang sudah ada sejak lama. Namun memang tidak pernah seramai saat itu (sebelum penggerebekan). Biasanya cuma anak-anak sekitar yang bermain,” kata sumber ini yang rumahnya tidak jauh dari lokasi penggerebekan.

Dia menyebutkan, saat kejadian, yang datang merupakan orang-orang luar Plosolor. Menurutnya mayoritas kendaraan yang terparkir di sekitar arena biliar tu berplat S wilayah Kabupaten Jombang.

Sumber ini menjelaskan, kendaraaan-kendaraan yang digunakan seperti mobil dan motor sudah berdatangan sejak Maghrib.

“Tidak seperti biasanya, mobil-mobil itu berjejer banyak. Ada motor-motor juga. Katanya ada pertandingan biliar” terangnya.

Sekitar pukul 00.00, petugas datang melakukan penggerebekan. Orang-orang itu lantas berhamburan. Bahkan sampai merusak lahan warga sekitar karena berlarian.

“Saya jadi takut. Pintu langsung saya tutup semua. Mungkin karena lari-lari itu, kebun ketela dekat situ (arena biliar) banyak yang patah,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Plosolor Pujiono membenarkan adanya penggerbekan itu. Namun dia tidak tahu mengenai detailnya.

“Kalau dari informasi warga, mereka (yang diamankan polisi) adalah orang luar. yang punya cuma menyewakan biliar," ungkapnya.

Pujiono menambahkan, Mashudi pemilik tempat biliar juga sempat diamankan polisi. Namun dia sudah dipulangkan dan wajib lapor.

“Tadi datang ke saya pamit untuk wajib lapor,” katanya.

Walaupun tidak langsung melihat kejadiannya, kades memperkirakan ada puluhan orang yang diamankan polisi.

“Sekitar 35-an orang. Ada juga mobil dan motor. Mobilnya diangkut pakai towing,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan oleh anggotanya.

Namun, dia masih enggan memberikan keterangan.

“Untuk informasi lebih lanjut, akan kami sampaikan nanti ya,” kata Bimo singkat.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.  

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kediri #biliard #plosoklaten #judi #polres kediri #Satreskrim