KABUPATEN, JP Radar Kediri - Nur Abidin, 29, kembali menjalani persidangan di PN Kabupaten Kediri kemarin. Oknum guru cabul itu diberi kesempatan untuk memberikan pembelaan. Abidin meminta keringanan dengan terisak.
“Sempat berkaca-kaca. Yang jelas karena menyesal atas perbuatannya,” terang Merdiko Utomo selaku penasehat hukum (PH) Abidin.
Merdiko menyebut, upaya pembelaan ini diprasahkan langsung kepada terdakwa. Lantaran Abidin mengajukan surat permohonan sendiri. “Karena ditulis sendiri jadi dibacakan sendiri oleh terdakwa,” terangnya.
Merdiko menyebut bahwa kliennya itu menyesal telah melakukan perbuatan biadap itu kepada Ss. Dia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Selain itu, Abidin juga memohon keringanan karena mempunyai tanggungan anak yang masih kecil dan istri.
“Klien saya juga mengaku kalau menanggung biaya sekolah adik-adiknya,” terang Merdiko.
Terpisah, Kasi Pidum Kejari Kabupaten Kediri Aji Rahmadi, menyebut sidang agenda berikutnya pada Senin depan (4/3). Agendanya tak lain adalah replik atau tanggapan dari permohonan keringanan dari terdakwa.
“Minggu depan replik dari jaksa karena ini pembelaan dari terdakwa langsung jadi harus ada repliknya,” terangnya.
Seperti yang diberitakan, 13 Juni 2023, sekitar pukul 09.00, Abidin memanggil satu persatu muridnya. Murid kelas IX itu pun masuk ke ruangannya untuk alasan mengumpulkan kartu keluarga.
Saat giliran korban Ss, Abidin mencoba mengajaknya ngobrol. Tersangka basa-basi menanyakan terkait pekerjaan orang tuanya. Dia memulai merayu Ss untuk melakukan aksinya. Korban diminta melakukan hand job oleh oknum guru Pendidikan Kewarganegaraan itu.
Tersangka mencoba membujuk korban tiga kali. Percobaan pertama dan kedua berhasil ditolak korban. Namun, untuk yang ketiga kalinya Ss tak kuasa menolak. Hingga terjadilah aksi cabul di salah satu ruang di SMP tersebut. Namun ternyata Ss bukan tanpa perlawanan. Dia merekam tindakan tidak senonoh yang dilakukan Abidin. Aksinya itu terungkap setelah Ss menceritakannya ke orang tuanya dengan membeberkan bukti rekaman video yang diambilnya secara diam-diam itu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah