KEDIRI, JP Radar Kediri- Hk, 25, terduga maling cabai di sawah milik Banadi, 58, warga Desa Purwodadi diamuk warga Senin malam (11/12). Tak ayal, Pemuda asal Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar itu babak belur. Beruntung, polisi segera mengamankannya.
Berdasarkan data yang dihimpun, kecurigaan Banadi sudah muncul sejak Sabtu (9/12) lalu. Kala itu, saat dia memanen cabai hasilnya tidak seperti biasanya. Dia merasa hasil panenannya berkurang sepuluh kilogram (kg).
“Saat hendak di panen ternyata tanaman cabai merah miliknya sudah berkurang, terang Kapolsek Ringinrejo AKP Joko Suparno melalui Kanit Reskrim Polsek Ringinrejo Aipda Andik Yudo Wibowo saat dikonfirmasi kemarin pagi.
Dari situ Banadi berinisiatif untuk memantau sawahnya. Saat Senin (11/12) malam, dia datang ke sawahnya untuk melakukan pemantauan. Sekaligus untuk mencari tahu apakah sawahnya seluas 100 ru itu disatroni orang atau tidak.
Ternyata dugaannya benar. Sekitar pukul 19.00 WIB dia mengetahui seorang pria datang mengendarai sepeda motor dan berhenti di tepi lahannya. Lantas Hk masuk ke lahannya dan langsung memetik tanaman cabai merah.
Kemudian Banadi langsung memanggil warga lainnya. Dia meminta tolong untuk meringkus orang asing yang telah mengambil cabai miliknya.
Saat warga datang Hk melarikan diri dan kemudian dikejar oleh warga. Massa yang berhasil menangkapnya lantas memberikan hujan bogem ke pekerja serabutan itu. “Kemudian berhasil ditangkap oleh warga. Setelah itu pelaku dibawa ke kantor desa,” terang Yudo.
Dari situ, diamankan pelaku dan juga cabai merah sebanyak satu kg. Diperkirakan total kerugian Banadi sekitar Rp 500 ribu. Yudo menyebut, Hk mengakui bahwa sebelumnya juga memetik cabai di lahan Banadi sebanyak lima kg.
Yudo menyebut setelah dilakukan mediasi, Banadi memaafkan perbuatan Hk. Sementara Hk juga mengganti rugi sebesar Rp 300 ribu.
“Disaksikan oleh Agus Anto Kepala Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok, disepakati pelaku mengganti rugi kerugian yang dialami pelapor,” tandas Yudo.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah