Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Begini Kesaksian sang Ibu yang Anaknya Dibunuh oleh Bapaknya Sendiri

Habibaham Anisa Muktiara • Selasa, 12 Desember 2023 | 17:01 WIB

 

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri– Lima saksi dihadirkan jaksa dalam persidangan kasus pembunuhan dengan terdakwa Suprapto alias Totok, 53. Salah satunya adalah Sulastri, 48, yang merupakan ibu dari Ela. Sulastri sempat menangis dalam persidangan. Lantaran tak terima anak kesayangannya itu tewas dibunuh.

“Saat persidangan saksi Sulastri yang merupakan ibu korban sempat menangis,” jelas Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mochammad Iskandar setelah persidangan selesai.

Persidangan digelar secara tertutup di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri. Perempuan asal Dusun Pagak, Desa Baggle, Kecamatan Ngadiluwih ini beberapa kali meneteskan air mata.

Kepada majelis hakim, Sulastri tidak mengetahui tentang kronologi kejadian. Sebab pada saat itu dia sedang berada di Blitar. “Saksi mengatakan masih tidak menerima, sebab korban ini adalah anak satu-satunya,” ungkap Iskandar.

Melihat aksi Totok yang begitu bejat, membuat salah satu hakim sempat bertanya tentang setatus Ela. Sulastri dengan tegas mengatakan bahwa Ela merupakan anak kandungnya dengan Totok.

“Tadi hakim sempat bertanya apakah Ela ini merupakan anak kandung bukan,” kata Merdiko Nur Utomo, selaku penasehat hukum (PH) yang mendapingi Totok.

Seperti yang diketahui dalam surat dakwaan, Suprapto disidang karena didakwa membunuh Ella. Kejadian ini terjadi pada 5 Juli lalu. Lokasinya di Dusun Pagak, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih. Sebelum diduga menyetubuhi dan membunuh, Totok rupanya terlebih dahulu mengungsikan istrinya ke Blitar.

Untuk menghilangkan jejak, Totok memasukan tubuh Ella kedalam karung dan membuanganya di pematang sawah di Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu. Setelah itu Totok kembali ke Blitar untuk menjemput Sulastri. Kemudian melarikan diri. Hingga akhirnya jenazah tersebut ditemukan oleh warga pada 8 Juli lalu. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah