KEDIRI, JP Radar Kediri- Apes bagi Bayu Yuda, 33, warga Tulungagung Sabtu dini hari (2/9). Pikap AG 9753 RM miliknya jadi sasaran pelemparan batu oleh geng remaja saat melintas di jalan raya Pamenang, Ngasem. Dua terduga pelaku berhasil diamankan. Yaitu ES, 16, warga Kecamatan Mojoroto, Kediri dan MD, 13, warga Kecamatan Prambon, Nganjuk.
Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, Bayu mengemudikan pikap dari arah utara. Sementara itu dari arah berlawanan melintas ES dan MD beserta gengnya. Tiba-tiba, kaca pikapnya dilempari batu. Tak ayal, kaca itu jadi retak. Korban tak terima. Langsung putar balik dan mengejar geng remaja tersebut.
“Ada 5 remaja. Mereka naik dua motor. Satu boncengan tiga. Satunya lagi bonceng dua,” ujar Kasi Humas Polres Kediri AKP Uji Silanggeng kemarin siang.
Uji mengatakan, ES dan MD berada di satu motor. Mereka berboncengan tiga mengendarai sepeda motor Supra X bernopol AG 5332 AO. Sadar dikejar, remaja tersebut langsung tancap gas. Namun, mereka lantas terdesak. Hingga akhirnya ketiganya memutuskan turun dari sepeda motor dan memilih berlari. Namun, keduanya berhasil ditangkap. Sedangkan anggota geng lainnya lolos.
“Korban dibantu warga berhasil menangkap. Lalu diserahkan ke Polsek Ngasem,” ungkap Uji.
Perkara ini akhirnya dilimpahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kediri. Untuk ketiga temannya, Uji menyebut saat ini masih menjadi buron.
“Kedua pelaku diamankan di unit PPA,” tandasnya. Uji menambahkan, motif dari pelemparan batu tersebut karena iseng. Mereka juga menyiapkan batu untuk dilemparkan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah