KEDIRI, JP Radar Kediri - Pencurian pakaian di salah satu distro Jalan Soekarno Hatta, Ngasem terekam Closed Circuit Television (CCTv) pada Senin (31/7). Bahkan, kejadian ini viral di media sosial (medsos). Pelaku memiliki modus menukar pakaiannya dengan pakaian baru di distro tersebut.
“Dia awalnya itu datang motornya ditaruh pojokan. Kayak sudah siap-siap antisipasi untuk kabur,” ujar Dwi Plong, 28, penjaga distro tersebut.
Pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hitam tanpa spion. Pelaku berlagak seperti pembeli pada umumnya. Dia datang sembari menanyakan beberapa pakaian yang dijual. “Pas dia masuk kan ditanyain sama karyawan satunya, mau cari apa kak, katanya mau cari T-shirt,” ungkap Dwi.
Setelahnya dia memilih dua kaos untuk dicoba di ruang ganti. Saat di dalam ruang ganti, Dwi menyebut bahwa pelaku lumayan lama di dalam. “Di dalam itu lama, sekitar 17 menit, kalau perkiraan saya melepas tag kaos (pengaman anti curi),” tuturnya.
Setelah lama di ruang ganti, pelaku yang menggunakan jaket hijau itu keluar dan berpamitan ke karyawan tanpa membeli apa-apa. Saat melewati pintu toko, alarm sempat berbunyi. Karena security tag yang belum terlepas. Dwi awalnya belum curiga, karena memang beberapa kali sensor di tokonya error. Namun, tak selang lama dia baru sadar dan mengejar pelaku.
“Awalnya belum nyadar, tapi kan saya tau kalau ada baju yang keluar kan sensornya suaranya beda, langsung saya kejar,” ungkapnnya.
Saat pengejaran, Dwi tidak berhasil menangkapnya. Karena pelaku yang diperkirakan Dwi itu umur 20 tahunan itu lebih dahulu kabur. Saat Dwi mengecek di dalam toko, ternyata pelaku meninggalkan kaos yang berwarna hitam. Atas pencurian tersebut, toko pakaian tersebut alami kerugian Rp 210 ribu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah