“Polsek Kras konfirmasi ke Ngancar, ternyata benar. Ada sepeda motor yang cirinya sama, lalu dari Kras konfirmasi ke sini,” ungkap Kapolsek Papar Iptu Mulyono saat ditemui kemarin.
Pencurian motor di SPBU Papar itu terjadi 10 Juni lalu. Eko membawa kabur sepeda motor Muhsinin Arifudin, 50, pedagang kopi keliling. Modusnya, Eko pesan kopi. Namun saat Muhsin mandi di toilet SPBU, Eko beraksi. Apalagi, kunci motor masih ada di lubang kontak. Ada pula HP yang tertinggal di obrok dagangan.
Korban baru sadar usai dari kamar mandi. Motor Suzuki Shogun AG 2248 EU yang biasa digunakan menarik gerobak dagangan itu hilang. Kejadiannya sekitar pukul 15.30. Agar tak dikenali pemiliknya, Eko melepas kempol bodi motor. Dijual ke pedagang rosok di Plosoklaten. “Waktu ditelusuri memang benar, dijual Rp 10 ribu,” jelas Mulyono.
Esoknya, Eko mengendarai motor Shogun itu untuk mencuri motor di Ngancar. “Dia ambil motor yang lebih bagus,” imbuh Mulyono.
Untuk HP Infinix milik Muhsin, Eko mengaku, sudah menjualnya ke Solo. “Besok rencananya anggota Papar mau menelusuri ke sana,” pungkas Mulyono. Dari kejadian tersebut, Muhsin mengalami kerugian Rp 4,1 juta.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah