“Mak’e (ibu saya) meninggalkan motor tanpa mencabut kunci,” ungkap Yulia Ningsih, 32, salah satu korban curanmor.
Kapolsek Wates AKP Bambang Kurniawan melalui Kanitreskrim Aiptu Subur mengungkapkan, awal tahun ini kasus paling banyak ditangani adalah curanmor. Semua karena kelalaian pemiliknya. “Meninggalkan motor saat kunci masih terpasang,” ujarnya.
Semua kasus terjadi malam saat sepi. Pemilik meninggalkan motor tanpa pengawasan. Hingga kemarin, polsek belum bisa mengidentifikasi pelaku. Selain itu belum ada kabar mengenai keberadaan kendaraan korban. “Belum ada kabar sama sekali, kemarin pas awal-awal masih dikabari, sekarang tidak sama sekali,” kata Yulia.
Menurut Subur, sulit ungkap pelaku pencurian lantaran motor merupakan barang bergerak. Pelaku bisa dengan mudah memindahkan. Terlebih sparepart bisa diperjualbelikan. Tak ada saksi maupun barang bukti pun membuat kesulitan.
Subur menghimbau masyarakat selalu berhati-hati. Dia juga mengingatkan agar tidak lalai menjaga barang pribadi. “Jadi polisi bagi diri sendiri, dengan demikian kemanan lebih terjaga,” tuturnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah