“Benar, kami sudah laporkan ke Polres Kediri Kota. Kejadiannya pada 2 September,” aku owner Olivia Bakery Hendry Gunawan.
Menurut Hendry, aksi pekerjanya itu terekam kamera closes circuit television (CCTV). Saat itu, sang satpam tengah bertugas mulai pukul 21.00 hingga 07.00 WIB.
Hilangnya uang di kasir itu diketahui ketika hendak disetorkan. Ketika pegawai lainnya membuka mesin kasir, uang yang harusnya ada ternyata lenyap. “Dari rekaman CCTV ternyata dia yang mengambil uang,” jelas Hendry.
Dari rekamanan itu jelas terlihat gerak-gerik Resa saat mengambil uang. Setelah melakukan aksinya, dia kemudian langsung pergi. Menurut Hendry, pelaku sudah tidak ada di lokasi meskipun jam kerjanya belum habis.
Setelah kejadian itu, Hendry sebenarnya tidak langsung melapor ke polisi. Namun beritikad mendatangi rumah Resa. Namun, ketika didatangi ternyata pelaku dan istrinya telah pergi.
“Ternyata dia ini memiliki banyak masalah. Salah satunya menggunakan nama temannya untuk menggadaikan BPKB,” tambah Hendry.
Tidak hanya itu saja, kantornya sempat didatangi oleh salah satu bank perkreditan rakyat yang memberi pinjaman. Resa mencantumkan Oliva Bakery sebagai tempat bekerja.
Karena tak menemukan pelaku, akhirnya Hendry melaporkan ke Polres Kediri Kota. Saat melapor dia membawa bukti lengkap. Menurutnya Reskrim Polres Kediri Kota langsung melakukan BAP dan olah TKP. Serta memasukkan Resa dalam daftar pencarian orang (DPO).
Sayangnya, polisi masih belum bisa dikonfirmasi terkait kasus ini. Kabag Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setiawan mengaku belum menerima laporan kasus ini dari satreskrim. Sedangkan Kasatreskrim AKP Tomy Prambana belum bisa dihubungi hingga berita ini ditulis. Editor : Anwar Bahar Basalamah