GURAH, JP Radar Kediri– Kecelakaan mengenaskan terjadi di Jalan Umum Dusun Wonokasihan, Desa Gayam, Kecamatan Gurah. Insiden itu melibatkan minibus yang dikemudi Roi Imam Rohadi, 36, warga Dusun Kebonagung, Kelurahan Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dan truk fuso yang disopiri Adi Prayitno, 54, warga Desa Kranggan, Kecamatan Gurah.
Akibat kejadian ini, Mudji Santoso, 52, dan Wahyu Hendrita,27, penumpang minibus mengalami luka berat. "Luka berat ini membuat penumpang meninggal di lokasi kejadian," jelas Pjs Kanitlaka Satlantas Polres Kediri Iptu Siswo Edi.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 kemarin (11/5). Semula mobil minibus S 7426 NA dikemudi Roi dalam perjalanan dari Jogjakarta menuju Malang. Di dalam mobil travel tersebut berisi tujuh penumpang.
Mereka adalah Mudji Budi Santoso, warga Desa Songgokerto, Kecamatan/Kabupaten Batu; Wahyu Hendrita, Kecamatan Sukun, Kota Surabaya; Arif Windi Anandrio, 26, Desa Kenduren, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo; Elyza Erma Fatimah, 20, warga Desa Jatiharjo, Kabupaten Karanganyar; Alfan Fauizi,28, Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang; Novi Rahmawati, 24, warga Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang dan Retno Dinas Safitri, 27, warga Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
Pada waktu itu di bagian depan, tepatnya di sebelah sopir terdapat dua penumpang. Yaitu Budi dan Wahyu. "Setibanya di lokasi kejadian, di jalur minibus ini terdapat truk yang sedang mogok," ungkap Siswo.
Saat hendak mendahului truk dari sebelah kanan, ternyata dari arah berlawanan sedang melaju mobil Avanza tidak dikenal. Daripada terjadi adu banteng, mobil minibus ini banting setir ke kanan. Namun akibatnya malah menabrak bagian belakang bak truk bermuatan kayu yang mogok.
Akibat benturan yang keras, bagian depan mobil minibus mengalami kerusakan parah. Terutama bagian penumpang sampai ringsek. "Dua orang meninggal dan dua orang lainnya mengalami luka ringan," kata Siswo.
Dua orang yang mengalami luka ringan adalah Arif dan Elza. Untuk mendapatkan visum dan perawatan, semua korban dibawa ke RSKK di Pare.
Untuk korban yang mengalami luka ringan, setelah mendapat perawatan boleh pulang. Begitu juga dengan dua penumpang yang meninggal. Sedangkan untuk dua pengemudi mobil ataupun truk dibawa ke Unit Laka Satlantas Polres Kediri untuk dimintai keterangan.
"Sopir minibus ini tidak mengetahui bahwa di jalan tersebut ada truk, tiba-tiba menabrak," tutur laki-laki yang menjabat KBO Satlantas Polres Kediri itu.
Sedangkan truk yang mogok ketika kejadian memang tidak memasang tanda atau reflektor. Sementara itu, untuk proses selanjutnya kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas langsung dievakuasi anggota Satlantas Polres Kediri. (ara/ndr)
Editor : adi nugroho