KOTA, JP Radar Kediri–Polres Kediri Kota menyiapkan skema pengalihan arus untuk mencegah kemacetan lalu lintas selama arus mudik. Penumpukan kendaraan di perempatan Mrican dan Alun-Alun Kota Kediri jadi perhatian khusus petugas.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Pandri Putra Simbolon melalui Kanit Keamanan dan Keselamatan Iptu Isdiyat mengungkapkan, pengalihan arus dilakukan secara situasional. Yakni, saat terjadi kemacetan saja. “Jika terjadi kemacetan, otomatis kami lakukan pengalihan arus,” kata Isdiyat.
Sejauh ini, ada dua lokasi yang disiapkan pengalihan arusnya. Yakni, dari arah Nganjuk yang dialihkan mulai dari perempatan Banyakan menuju Jl PB Sudirman. Selanjutnya, masuk ke Jl Diponegoro hingga simpang tiga lapangan Manyaran, masuk jalan raya Gayam tembus perempatan Sukorame.
Pengalihan arus juga dilakukan di perempatan alun-alun. Yakni, mulai perempatan Muning menuju Jl Raung hingga masuk Jembatan Wijaya Kusuma atau terus ke selatan arah Tulungagung. Adapun dari arah Tulungagung, arus lalu lintas diarahkan masuk ke Jl Sersan Suharmaji, simpang tiga Jetis, masuk ke Jl Perintis Kemerdekaan, hingga tembus pertigaan PG Pesantren ke arah Simpang Lima Gumul (SLG).
Lebih jauh Isdiyat menjelaskan, dalam arus mudik tahun ini pihaknya tidak melakukan penyekatan. Operasi hanya berfokus menjaga kondisi keamanan dan ketertiban lalu lintas.
“Tahun ini pemerintah sudah memberi izin, masyarakat bisa mudik dengan lancar. Penekanannya di sana,” tutur perwira dengan pangkat dua balok di pundak ini.
Meski tidak melakukan penyekatan, menurut Isdiyat pihaknya tetap akan mengecek kendaraan dari luar kota secara acak. Di antaranya, untuk memastikan apakah pemudik sudah memenuhi ketentuan atau belum. Di antaranya, terkait vaksinasi booster maupun tes PCR dan antigen bagi yang belum vaksin booster.
Seperti diberitakan, Polres Kediri Kota menyiapkan enam pos pengamanan di Jl Dhoho, Terminal Tamanan, simpang empat Mrican, Jl Mayor Bismo, Jl Kapten Tendean, dan Pasar Ngringging. Selebihnya, polisi juga membuat pos pelayanan di depan alun-alun.
“Pos pelayanan itu jadi pusat informasi masyarakat untuk memetakan gerai vaksin dan peta kemacetan,” papar Isdiyat sembari menyebut masyarakat bisa tes swab antigen dan divaksin di pos pelayanan tersebut.
Sementara itu, hingga kemarin siang kemacetan masih terjadi di sejumlah jalur protokol di Kota Kediri. Terutama di Jl Dhoho, Jl Hayam Wuruk, Jl Brawijaya, dan beberapa jalur protokol lainnya.
Pantauan dari Closed Circuit Television (CCTv) Dinas Perhubungan juga menunjukkan hal yang serupa. Arus lalu lintas di jalan protokol terlihat padat merayap. “Masih sama seperti sebelumnya ramai lancer. Kemacetan hanya beberapa menit lalu normal kembali,” ujar Staf Staf Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Kediri Imam Sugianto. Ia memprediksi kondisi ini masih akan terus terjadi hingga lebaran nanti. Bahkan, volume kendaraan bisa saja terus meningkat. (ica/ut)
Editor : adi nugroho