KOTA, JP Radar Kediri– Arus lalu lintas kendaraan di Kota Kediri meningkat 10 persen mendekati Lebaran. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri Didik Catur mengatakan, hal itu terlihat melalui closed circuit television (CCTV) di titik traffic light. Peningkatan terjadi karena banyaknya bus dan mobil pribadi keluar masuk wilayah kota.
“Peningkatan sudah mulai terlihat ya saat ini,” paparnya usai gelar pasukan Operasi Ketupat di halaman Mapolres Kediri Kota kemarin.
Mengantisipasi lonjakan jelang mudik, pihaknya melakukan rekayasa pengalihan arus lalin. “Kami situasional saja, mana yang padat nanti akan diberlakukan buka tutup,” ujarnya.
Didik mengatakan, tahun ini masih pandemi Covid-19. Ia memperkirakan, Hari Raya Idul Fitri tidak seramai sebelum korona. Sehingga kemungkinan kerumunan massa di titik tertentu kecil. Meski demikian, dishub tetap antisipasi di alun-alun, Jl Dhoho, Jl Panglima Sudirman, Jl Mayor Bismo, dan Jembatan Brawijaya.
Terkait peningkatan jumlah kendaraan, Didik memantau, kemarin siang masih wajar. Namun, dia tidak bisa memprediksi berapa jumlah yang masuk dari arah barat ke kota. “Yang pasti kenaikan disebabkan adanya volume kendaraan pribadi roda empat,” imbuhnya.
Ujung dari pertambahan volume kendaraan tersebut diperkirakan adalah kendaraan pribadi yang hendak menuju ke pusat perbelanjaan. Karena memang mulai berhenti dari Jalan Panglima Sudirman ketika sudah mendekati Ramayana, hingga ke perempatan Jalan Dhoho yang menuju ke Jalan Yos Sudarso.(ica/ndr)
Editor : adi nugroho