KOTA, JP Radar Kediri-UPT Petugas Memadamkan Kebakaran (PMK) Kota Kediri mengevakuasi seekor ular kobra di rumah Tedi Hariyanto, 43, Kelurahan/Kecamatan Pesantren, kemarin pagi. Ular yang bersarang di kandang ayam itu menghebohkan warga karena sempat keluar pada Sabtu (26/2) lalu.
Ular berbisa itu dilaporkan muncul di sekitar pohon mangga di samping rumah Tedi. Khawatir ular masuk ke dalam rumah, dia langsung melapor ke UPT PMK kemarin pagi.
Kepala UPT PMK Kota Kediri Fanni Eriyanto mengungkapkan, setelah menerima laporan timnya langsung meluncur ke lokasi. Di sana, mereka memeriksa lingkungan rumah. Termasuk mengecek beberapa lokasi yang memungkinkan jadi sarang ular.
Setelah beberapa kali melakukan pemeriksaan, mereka mendapati sarang ular itu ada di kandang ayam. Tepatnya di belakang rumah Tedi. “Ular bersarang di tumpukan kayu,” kata Fanni.
Petugas langsung memasukkan alat penjepit ular ke dalam sarang. Setelah ularnya terlihat, mereka menjepitnya dengan sebilah bambu. Ular sepanjang lebih dari satu meter itu langsung dimasukkan ke dalam kantong.
Untuk membuat warga merasa aman, tim PMK lantas membawa ular ke kantor. “Rencananya akan kami lepaskan lagi di kawasan yang jauh dari permukiman,” terang Fanni ditanya tentang tindak lanjutnya.
Lebih jauh Fanni menuturkan, dalam kondisi musim hujan seperti sekarang, masyarakat harus semakin hati-hati akan keberadaan ular. Terutama, warga yang tinggal di dekat sawah atau kebun. Pasalnya, di musim hujan seperti sekarang adalah musim ular bertelur.
Mereka akan mencari sarang di tempat terdekat. Karenanya, rumah warga di dekat sawah atau kebun akan rawan jadi sarang ular. “Jika mendapati sarang ular di dekat rumah, bisa melapor ke PMK agar kami evakuasi,” paparnya.
Fanni menegaskan, evakuasi reptil ini menurutnya membutuhkan keterampilan khusus. Karenanya, agar tidak membahayakan warga dia meminta agar melapor saat mendapati ular di lingkungan mereka.
Selama dua bulan terakhir, menurut Fanni timnya sudah mengevakuasi enam ekor ular. Keenamnya masuk ke lingkungan rumah warga. Biasanya ular muncul di malam hari. “Ular muncul di musim penghujan karena kelembapannya cukup tinggi,” tandasnya.
Untuk mencegah agar lingkungannya tidak jadi sarang ular, Fanni juga meminta agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Menghindari adanya tempat rimbun yang memungkinkan menjadi sarang. (ica/ut)
Editor : adi nugroho