KABUPATEN, JP Radar Kediri - Kecelakaan sepeda motor dengan sepeda pancal di Jalan Raya Wates–Pare juga menyebabkan satu korban meninggal. Kejadian tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten.
Pengendara sepeda motor Suzuki Shogun AG 2586 DW yang dikendarai Aris Rega Pratama, 17, menghindari sepeda pancal yang dinaiki Suratemin, 70, warga Sumberagung. Namun akibatnya fatal.
Ia justru terjatuh. Karena tak mengenakan helm, pemuda asal Dusun Rejoso Mulyo, Desa Wonorejo Trisulo, Plosoklaten itu luka berat di kepala. Nyawanya tak terselamatkan. “Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 Sabtu lalu (1/1),” kata Kapolsek Plosoklaten Iptu Agus Sudarjanto.
Ia menambahkan, janazah korban dibawa ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK), Pare. Sementara, Suratemin yang sempat tersenggol, luka ringan di bagian tumit.
Kejadian bermula ketika motor Suzuki Shogun yang dikendarai Aris melaju dari arah Pare ke Plosoklaten. Di saat bersamaan, dari arah yang sama juga melaju sepeda kayuh yang dinaiki Suratemin. Sepeda berada di depan motor.
Sampai di lokasi kejadian, tanpa memberikan aba-aba atau tanda tiba-tiba sepeda Suratemin berbelok ke kanan. Apesnya, tepat di belakang, Aris memacu kendaraannya dengan kencang. Karena kaget, sepeda motornya banting setir berusaha menghindar.
Namun karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak terhindarkan. “Pengendara tidak memakai helm. Motornya menghantam jalan yang baru dicor dan pengendaranya mengalami luka parah,” papar Agus.
Benturan ini membuat Aris tergeletak di tengah jalan. Warga di sekitar TKP langsung menghubungi polsek. Sayang, begitu petugas sampai lokasi, nyawa Aris sudah tidak tertolong.
“Untuk proses selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Kediri. Sepeda motor dan sepeda pancal dibawa ke polsek sebagai barang bukti,” terang Agus. (ara/ndr)
Editor : adi nugroho