RINGINREJO, JP Radar Kediri– Bahrodin, 41, warga Desa Purwodadi, Kecamatan Ringinrejo nekat mengakhiri hidupnya. Dia gantung diri di belakang rumahnya sekitar pukul 10.30 kemarin. Diduga pria yang punya riwayat gangguan jiwa ini depresi.
Kali pertama kejadian diketahui Triani, 51, warga setempat. Siang itu, ibu rumah tangga ini mencari ayamnya yang akan bertelur. Hingga ke belakang rumah, bukan ayam yang ditemukannya. Namun malah tubuh tetangganya yang tergantung. “Melihat kejadian tersebut, saksi pertama ini langsung melapor ke kepala desa diteruskan ke Polsek Ringinrejo,” ujar Kapolsek Ringinrejo AKP R. Didik Sigit S.
Petuga polsek pun berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Kediri dan Puskesmas Sambi, Ringinrejo. Tiba di TKP, Bahrodin yang berkaus hitam masih tergantung, Lehernya terikat kain bekas yang dililitkan di tiang bambu.
Dimintai keterangan polisi, Triani mengatakan, sebenarnya Bahrodin hendak dirujuk ke RSJ Lawang. Dia memang dalam pengobatan. “Saksi mengatakan akhir-akhir ini korban yang tinggal di rumah sendiri tidak mau makan obat sakit jiwa,” ungkap Didik.
Hasil pemeriksaan luar dokter Winda Muslikah, tidak ditemukan luka kekerasan. Namun keluar air mani dan ada bekas luar jeratan bekas tali di leher. “Korban murni meninggal karena gantung diri,” kata Didik.
Pihak keluarga telah mengikhlaskan dan jenazah tidak diotopsi. Setelah pemeriksaan selesai langsung dimakamkan. (ara/ndr)
Editor : adi nugroho