Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ditipu, Motor dan HP Melayang

adi nugroho • Senin, 27 Desember 2021 | 17:18 WIB
ditipu-motor-dan-hp-melayang
ditipu-motor-dan-hp-melayang


KABUPATEN, JP Radar Kediri – Hati-hati dengan modus penipuan baru yang mulai terjadi di Kediri. Seperti dialami Dafa Dian Akbar, 13, dan temannya, M. Nadifudin, 12, Jumat lalu (24/12). Keduanya berasal dari Desa Puhrubuh, Kecamatan Semen.


          Dafa kehilangan sepeda motor Honda Vario nomor polisi (nopol) AG 6364 CH di jalan raya Desa Bulu, Kecamatan Semen. “Mereka kena tipu orang tak dikenal,” kata Kapolsek Semen AKP Siswandi.


          Menurut Siswandi, keduanya mengaku memang tidak dihajar atau dipukuli. Hanya saja sepeda motor yang dikendarai Dafa itu tiba-tiba diminta oleh dua orang yang memberhentikan mereka di pinggir jalan. “Tiba-tiba ada dua orang yang datang memepet korban dan meminta turun dari motor,” terangnya.


          Siswandi menambahkan, Dafa dan Nadif saat itu hanya diminta turun dari sepeda motornya saja. Lalu sepeda motornya dibawa oleh dua orang pelaku yang juga menggunakan motor.


          Modusnya terbilang nyeleneh. Pertama, salah satu pelaku menghampiri Dafa dan Nadif. Mereka kemudian menuduh Dafa memukuli sang adik. Merasa tak pernah berkelahi, Dafa pun bingung. Mengetahui calon korbannya bingung, pelaku lalu meminta Dafa dan Nadif untuk menunggu. “Dari situ, pelaku pura-pura pinjam motor untuk memanggil adiknya,” ujar Siswandi.


Dengan perasaan masih bingung, Dafa dan Nadif pun langsung memberikan kunci motornya. Lalu dua pelaku itu tancap gas ke arah selatan. Hingga kini, kasus masih terus diselidiki oleh Polres Kediri Kota. “Laporan awal memang ke kami (Polsek Semen), warga menelepon ada dua bocah yang terlihat kebingungan di depan toko,” terang Siswandi.


          Saat didatangi oleh anggota Backbone Polsek Semen, keduanya pun langsung dibawa ke kantor Polsek Semen. Lalu dimintai keterangan dan mereka memang mengaku hanya dimintai untuk menunggu saja. Bahkan Dafa dan Nadif juga mengaku seperti diikuti sejak keduanya pergi bermain di area GOR Jayabaya, Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.


“Waktu Maghrib sekitar jam 6 sore sampai jam 9 malam kedua korban kebingungan di pinggir jalan,” terang Siswandi.


Ditanya terkait motif, Siswandi belum buka suara. Karena kasus masih didalami dan pelaku masih belum tertangkap.“Sekitar jam 9 malam, orang tua juga kami panggil ke polsek (Semen) untuk menjemput anak mereka,” papar Siswandi.


          Selain sepeda motor, handphone (HP) milik keduanya juga diambil oleh para pelaku. HP tersebut dimasukkan ke dalam jok sepeda motor bersama dengan STNK yang ada di dalam sebelumnya. Total kerugian, diperkirakan mencapai Rp 10 juta. (syi/baz)

Editor : adi nugroho
#radar kediri #berita terkini #kediri #hp #info kediri #info terkini #berita kediri #semen