LENGKONG, JP Radar Nganjuk- Nasib malang menimpa Suyadi, 55. Kandang sapi milik warga Desa Kedungmlaten, Lengkong itu ludes dilalap si jago merah Jumat siang kemarin. Kebakaran terjadi lantaran adanya api dari hasil pembakaran sampah yang merambat ke kandang.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30. Kala itu, Suyadi sedang tidak berada di rumah maupun di kandang sapinya. “Pemilik sedang keluar rumah saat kebakaran bermula,” ujar Kasatpol PP Abdul Wakid.
Kejadian kebakaran tersebut diduga kuat terjadi lantaran salah satu warga setempat membakar sampah di sekitar lokasi. Diduga kuat warga yang membakar sampah itu tidak menunggu hingga proses pembakaran selesai.
Pasalnya, dari bekas pembakaran tiba-tiba merambat ke rumpun bambu yang berada tak jauh dari lokasi. Terlebih, kondisi angin sedang kencang dan banyak daun-daun kering di sana. Alhasil, api dengan mudahnya merambat membakar rumpun bambu tersebut.
Tak hanya rumpun bambu yang ada di sekitar lokasi saja yang terbakar. Api juga merambat ke kandang sapi milik Suyadi. “Jarak kandang dengan lokasi pembakaran diperkirakan sekitar lima meter,” imbuh pria berkumis tersebut.
Berdasar data yang dihimpun koran ini, kondisi kandang sapi tersebut sedang kosong. Beberapa sapi milik Suyadi sedang digembala jauh dari kandang. Kebakaran awalnya diketahui oleh Supono, 65, warga sekitar yang sedang mengangkut jerami.
Supono langsung meminta tolong kepada warga setempat untuk membantu memadamkan api yang berkobar. Dengan peralatan seadanya, mereka mulai memadamkan si jago merah yang sedang mengamuk di sana.
“Setelah mendapat laporan, satu armada yang ada di pos pantau Lengkong langsung kami terjunkan,” sambung Wakid.
Di sana, tiga personel Damkar Nganjuk langsung melakukan pemadaman dan pendinginan agar tidak ada sekam lagi yang berpotensi kembali membakar. Tak berselang lama, si jago merah dapat dijinakkan oleh petugas yang berada di lokasi.
Beruntung, hanya bagian pagar dan sebagian atap kandang sapi saja yang terbakar. Kebakaran tidak merambat lagi ke bangunan lain maupun rumah milik Suyadi. “Kandang dan rumah berjarak sekitar 10 meter. Alhamdulillah, api dapat dipadamkan sebelum merambat lebih jauh,” pungkas Wakid.
Editor : adi nugroho