Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kabar tentang Acara Jaranan di Polres Dipastikan Hoax

adi nugroho • Kamis, 18 Juni 2020 | 19:31 WIB
kabar-tentang-acara-jaranan-di-polres-dipastikan-hoax
kabar-tentang-acara-jaranan-di-polres-dipastikan-hoax


NGANJUK,  JP Radar Nganjuk-Beberapa hari terakhir ramai beredar kabar di media sosial Facebook terkait perayaan HUT Bhayangkara ke-74 di Polres Nganjuk. Di sana disebutkan jika Polres Nganjuk akan menggelar kesenian jaranan. Korps baju cokelat pun memastikan hal tersebut sebagai kabar bohong alias hoax.



Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Roni Yunimantara menegaskan unggahan tersebut dipastikan tidak benar. “Hoax itu. Tidak benar Polres Nganjuk mengadakan pagelaran jaranan dalam rangka HUT Bhayangkara,” tegasnya.



Unggahan itu berbentuk selebaran berupa jadwal Turonggo Wilis pada bulan Juli mendatang. Dalam selebaran tertulis kelompok kesenian jaranan asal Desa Kepanjen, Pace itu akan tampil live dari Polres Nganjuk.



“Tanggal 1 Juli 2020. Live Polres Nganjuk. Hari Bhayangkara. Pagi sampai sore,” tulis orang tidak bertanggungjawab pada selebaran yang viral di medsos tersebut.



Terkait unggahan tersebut, tidak hanya Polres Nganjuk yang bersikap. Jajaran Polsek Warujayeng juga melabeli postingan tersebut dengan stempel hoax berwarna merah. “Be smart netizen, stop hoax!” tulis akun Facebook Polsek Warujayeng itu.



Senada, Roni juga meminta masyarakat dan warganet agar lebih bijak dan selektif dalam bermedia sosial. Terlebih, dalam mengunggah dan membagikan sebuah informasi yang beredar. Pasalnya, tidak jarang ditemui informasi yang beredar di medsos hanya dibuat untuk menyebarkan kegaduhan.



“Jangan mudah menyebarkan berita atau informasi yang belum tentu kebenarannya,” pesan Roni. Begitu pula dengan warganet sendiri, pria berkacamata tersebut berharap agar masyarakat lebih bijak dalam mengonsumsi sebuah informasi.



Lebih lanjut Roni mengatakan, sekadar wacana untuk menggelar kesenian jaranan itu pun tidak ada. Meski, perayaan serupa memang rutin diselenggarakan Polres Nganjuk setiap peringatan HUT Bhayangkara. “Sebenarnya itu tradisi setiap tahun,” tandas perwira dengan dua balok emas di pundak tersebut.



Hanya saja, lantaran sedang dalam masa pandemi Covid-19, acara tersebut tidak diselenggarakan oleh Polres Nganjuk. Terlebih, pihak kepolisian sedang menggencarkan kampanye terkait physical distancing dalam upaya memutus rantai penyebaran virus korona.



Editor : adi nugroho
#polres nganjuk #hoax #kabar nganjuk #jaranan #radar nganjuk