KOTA, JP Radar Kediri – Beberapa warga pinggir Sungai Brantas di Kelurahan Ringinanom, Kecamatan Kota Kediri mengaku baru kali ini melihat buaya berkeliaran di belakang rumahnya. Sebelumnya, tak pernah ada yang tahu.
“Baru ini kemarin ada yang lihat, ada yang foto,” ujar Darji, warga setempat.
Selama ini, ia mengakui, ada warga di RT02/RW02 Ringinanom yang kerap melihat nyambik. Makanya, melihat foto dan video yang menunjukkan ada buaya di permukaan sungai, Darji pun kaget.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri juga mencari buaya tersebut. Namun, hingga kemarin belum menemukan tanda-tanda.
“Pagi hingga malam, selain warga juga ada relawan dan petugas yang berjaga dan terus memantau perkembangan sungai,” ujar Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri Adi Sutrisno.
Untuk diketahui, kemunculan buaya kali pertama diketahui Agus, 42, warga Ringinanom, yang sedang memancing di Sungai Brantas, Selasa (4/2) sore. Buaya yang diduga anakan itu naik ke atas tanaman di sungai. Warga lain sempat memfoto, sebelum akhirnya buaya tersebut turun lagi ke sungai.
Penemuan kedua, pada Rabu (5/2) malam. Buaya muara tersebut kembali muncul. Namun hanya menampakkan kepalanya. Hal tersebut terekam lagi secara amatir oleh handphone warga. “Masih belum ada laporan kemunculan lagi dari Kamis (6/2) hingga tadi (Jumat (7/2), Red),” terang Adi.
Editor : adi nugroho