Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Eks Lokalisasi Krian Dirazia, Petugas Jaring Pengunjung Mabuk

adi nugroho • Kamis, 26 Desember 2019 | 18:31 WIB
eks-lokalisasi-krian-dirazia-petugas-jaring-pengunjung-mabuk
eks-lokalisasi-krian-dirazia-petugas-jaring-pengunjung-mabuk

NGADILUWIH, JP Radar Kediri – Tim Muspika Ngadiluwih merazia eks lokalisasi Krian, Selasa malam (24/12). Operasi dilakukan sekitar pukul 21.00 menyasar tempat hiburan malam, karaoke serta kafe, di eks pelacuran yang berada di Dusun Purwoharjo, Desa Purwokerto itu.


Razia pada malam Natal tersebut melibatkan 35 personel. “Kegiatan cipta kondisi ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, tenteram, dan kondusif. Seluruh kafe kami datangi dan data,” ungkap Kapolsek Ngadiluwih AKP Mukhlason.


Saat razia ada pengunjung yang berusaha menghindar dan melarikan diri. Bahkan sampai bersembunyi. Meski begitu, mereka tak luput dari pendataan. Hasilnya, ditemukan beberapa pengunjung dan pemandu lagu tidak membawa identitas diri. “Untuk yang tidak membawa KTP akan diperiksa dan didata,” imbuh Mukhlason.


Ketika tim memasuki satu bilik karaoke, ditemukan ada pengunjung mabuk minuman keras (miras). “Kami mengamankan beberapa botol miras berbagai merek dari kafe-kafe yang ada di sini,” ujar perwira polisi dengan pangkat balok tiga di pundaknya itu.


Dalam razia cipta kondisi kali ini, menurut Mukhlason, ada beberapa sasaran yang ingin dicapai. Di antaranya kelengkapan surat-surat perizinan, kelengkapan identitas diri pemilik usaha serta pemandu lagu, dan peredaran miras ilegal serta narkoba.


Mukhlason menyampaikan pesan agar menciptakan kondisi nyaman, aman, dan tenteram. “Sebaiknya narkoba dijauhi karena bisa merugikan diri sendiri,” pungkasnya.


 

Editor : adi nugroho
#ngadiluwih #karaoke