Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Senggol Xenia, Terseret Fuso, Pengendara Motor Tewas 

adi nugroho • Selasa, 21 Mei 2019 | 23:28 WIB
senggol-xenia-terseret-fuso-pengendara-motor-tewas
senggol-xenia-terseret-fuso-pengendara-motor-tewas

KEDIRI KABUPATEN - Lagi, nyawa terenggut dari jalan raya. Kemarin, kecelakaan maut itu berlangsung di Jalan Raya Kediri – Kertosono. Tepatnya di Kecamatan Kayenkidul. Kecelakaan ini mengakibatkan seorang meninggal dunia.


Korban meninggal dalam insiden itu adalah Gatot Indrasaktiawan, 43. Warga Desa Gampeng, Gampengrejo. Lelaki yang mengendarai Honda Supra 125 itu langsung meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).


“Memang benar, telah terjadi laka dan satu orang meninggal,” tegas Ipda Kevin Ibrahim, kanit laka lantas Polres Kediri saat dikonfirmasi.


Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, kejadian maut terjadi kemarin (20/5) sekitar pukul 13.30 WIB. Tiga kendaraan terlibat dalam kecelakaan itu. Selain motor korban, juga mobil Daihatsu Xenia bernopol L 1798 MK dan truk Fuso bernopol AG 9628 PE.


Saat itu, Daihatsu Xenia yang dikemudikan Berry Djunaidi, 34, warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, berjalan dari arah Kediri menuju Kertosono. Sementara Gatot menguntit di belakangnya. Kedua kendaraan itu melaju dengan kecepatan tinggi.


Entah mengapa, ketika sampai di TKP, Berry melakukan pengereman mendadak. Menurut keterangan sebagian warga, tindakan pengereman mendadak itu karena ada kendaraan di depannya yang juga berhenti mendadak. Namun, polisi belum berani memastikan hal ini. Yang pasti, akibat pengereman mendadak ini Gatot yang ada di belakangnya kaget.


Karena jarak yang terlalu dekat, korban tak mampu mengendalikan motornya. Walaupun berusaha menghindar, motor Gatot tetap menyenggol pantat Xenia bagian kanan.


Usai menyenggol bagian belakang mobil, laju motor Gatot semakin oleng dan tak terkendali. Ironisnya, dari arah berlawanan melaju pula truk Fuso yang disopiri Wawan Subiantoro, 39. Warga Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar itu tak kuasa menghentikan kendaraan. Meskipun pedal rem sudah dia injak, tabrakan tak terelakkan. Truk bermuatan kedelai seberat 32,5 ton itu pun menyeret motor dan tubuh Gatot.


Tubuh dan motor Gatot menyangkut di kolong truk dan terlindas. Truk baru berhenti setelah menyeret korban sekitar satu meter. Gatot pun meninggal dunia di lokasi kejadian.


Setelah berhenti, sopir truk sempat meminta bantuan kepada seorang warga yang bernama Katmuni, 56. Warga yang rumahnya tepat di tepi jalan lokasi kejadian itu tak berani menolong. Akhirnya, Wawan pun mencari pertolongan dari warga lain yang banyak berdatangan.


Setelah beberapa saat, warga datang mengerumuni lokasi kejadian. Kemudian oleh warga insiden itu dilaporkan ke Polsek Pagu.


Ketika diwawancarai, Katmuni mengaku tak tahu persis kejadian yang sebenarnya. “Cuma dengar brakk, ternyata ada kecelakaan,” tutur Katmuni.


Gatot mengalami luka di kepala bagian belakang sebelah kanan. Sementara motornya rusak parah akibat hantaman keras dari truk. Jasad Gatot langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Tapi tak berapa lama berselang, pihak keluarga langsung mengambil jenasah Gatot.  Dan menguburkan di pemakaman umum desa setempat.


Sementara itu, guna proses selanjutnya, barang bukti diamankan di Unit Laka Lantas Polres Pare. “Untuk saat ini masih tahap peyelidikan,” tutup Kevin.

Editor : adi nugroho
#papar #xenia #kayenkidul