KEDIRI KOTA - Bisnis jual beli satwa lindung (apendiks) di Kota Kediri, rupanya, bukan lagi sesuatu yang tersembunyi. Coba tengok saja di salah satu sudut Pasar Setonobetek. Sangat mudah ditemui beragam hewan langka. Mulai mamalia hingga unggas.
Ironisnya, di kandang-kandang itu banyak terisi hewan yang seharusnya tak boleh diambil dari habitatnya. Tapi, di tempat ini justru dipajang tanpa ditutup-tutupi. Di gerobak seorang pedagang terlihat hewan langka hystriz brachyura alias landak, dan juga musang.
Tapi, yang ditawarkan dengan harga mahal tidak berada di kandang ini. Tapi di kantung kain. “Ini Rp 500 ribu saja,” ujar Gun (nama samaran) sambil mengeluarkan seekor Felis bengalensis dari dalam kantung tersebut. Hewan itu punya nama lokal beragam. Ada yang menyebut macan rembah, blacan, kucing hutan, atau juga ada yang menyebut meong cangkok. Tawar-menawar pun di lokasi terbuka. Diketahui banyak orang.
Editor : adi nugroho