Menjinakkan burung parkit bisa jadi salah satu pengalaman paling menyenangkan buat kamu yang hobi pelihara burung. Tapi, banyak juga yang frustasi karena si parkit kelihatan susah didekati.
Padahal, burung kecil satu ini sejatinya cerdas dan gampang nurut. Tentu saja kalau kita tahu cara pendekatannya. Yuk, simak cara-cara menjinakkan burung parkit dengan gaya santai tapi efektif!
Jangan Terlewat, Penting untuk Kenalan Dulu
Langkah pertama, kamu perlu kenalan dulu sama karakter parkit. Mereka itu burung yang sosial, aktif, dan gampang stres.
Jadi penting banget untuk bikin mereka nyaman dulu sebelum ngajak interaksi. Jangan buru-buru pegang-pegang kalau belum ada rasa percaya dari si burung.
Tempatkan Sarang di Ruang Keluarga atau Dekat Jendela
Saat pertama kali datang, tempatkan kandang parkit di area yang tenang tapi tetap ada lalu lintas orang. Misalnya di ruang keluarga atau dekat jendela yang terang.
Ini penting supaya si parkit terbiasa dengan keberadaan manusia dan nggak mudah kaget.
Biarkan Adaptasi, Ajak 'Ngobrol' dari Jauh
Setelah itu, biarkan dulu sang burung beradaptasi. Biasanya butuh waktu sekitar 3 sampai 7 hari.
Jangan langsung diajak main. Cukup ajak ngobrol dari jauh pakai suara lembut biar dia mulai mengenali nada suara kamu.
Setelah Tenang, Beri Makan dari Tangan
Nah, kalau sudah mulai terlihat tenang dan nggak panik tiap kamu lewat, coba kasih makan dari tangan. Gunakan biji-bijian kesukaan seperti millet.
Awalnya dia mungkin ragu. Tapi lama-lama pasti penasaran juga dan mulai mendekat.
Ajak 'Bicara' dengan Penuh Kasing Sayang
Bicara sama parkit juga bisa membantu proses penjinakan lho! Gunakan suara yang halus, pelan, dan penuh kasih sayang.
Hindari suara keras atau gerakan tiba-tiba yang bisa bikin dia panik. Bayangkan saja kamu sedang ngobrol dengan teman yang pemalu banget.
Masukkan Tangan ke Sangkar tapi Biar Mendekat Sendiri
Kalau si parkit sudah nyaman makan dari tangan, tahap selanjutnya coba masukkan tangan kamu pelan-pelan ke dalam sangkar. Tak usah buru-buru disentuh.
Biarkan dia mendekat sendiri. Karena burung yang penasaran biasanya bakal datang sendiri.
Ajarkan si Parkit Naik ke Jari
Setelah mulai berani deket-deket tangan, kamu bisa ajarkan dia naik ke jari. Arahkan telunjuk ke depan kakinya.
Lalu pelan-pelan sentuh bagian dadanya sambil bilang “naik” atau “step up”. Latihan ini bisa jadi game seru bersama burungmu.
Butuh Waktu, Latihan Harus Konsisten
Kunci utama penjinakan itu konsistensi. Luangkan waktu 10–15 menit tiap hari buat latihan.
Jangan dilakuin sekali dua kali doang terus berharap dia langsung jinak. Parkit juga butuh waktu buat yakin kamu bukan ancaman.
Hindari Menangkap Paksa dari Atas
Hindari kebiasaan menangkap burung secara paksa dari atas. Ini bisa bikin dia trauma dan makin susah dijinakkan.
Kalau butuh memindahkan, usahakan tetap pakai pendekatan perlahan dengan tangan terbuka dari arah depan atau bawah.
Tambah Mainan Kecil di dalam Sangkar
Biar makin nyaman, tambahkan mainan-mainan kecil di dalam kandangnya. Bisa ayunan, cermin kecil, atau tali gantungan.
Parkit yang senang main akan lebih rileks. Kemudian bisa lebih mudah diajak interaksi sama manusia.
Pas Suasana Hati Tenang, Latih di Pagi atau Sore
Latihan paling oke dilakukan pagi atau sore hari. Di saat-saat ini, suasana lebih tenang, burung dalam kondisi segar, dan kamu juga lebih santai.
Hindari latihan saat dia lapar berat atau baru kenyang banget,. Hal itu justru bisa bikin si burung nggak fokus.
Bikin Jadwal Rutin
Pas latihan, usahakan suasana di sekitar tenang. Jangan ajak rame-rame atau ganggu dia terus-menerus.
Bikin jadwal rutin interaksi biar dia tahu kapan waktunya main sama kamu, dan kapan waktunya istirahat.
Jaga Kedekatan meskipun Sudah Jinak
Kalau sudah jinak, jangan lupa tetap jaga kedekatan. Ajak ngobrol, elus pelan-pelan, atau sesekali biarin dia terbang bebas di dalam ruangan yang aman.
Ini bikin ikatan kamu sama si parkit makin kuat dan natural.
Menjinakkan Parkit Harus Satu per Satu
Kalau kamu pelihara lebih dari satu parkit, proses penjinakan sebaiknya fokus satu per satu. Kalau langsung dua atau lebih, mereka bisa sibuk satu sama lain dan malah cuek sama kamu. Jinakin yang satu dulu, baru lanjut ke lainnya.
Saat Mulai Melepas, Ruangan Harus Tertutup dan Aman
Pas sudah mulai berani dilepas, pastikan ruangan tertutup dan aman. Tutup jendela, matikan kipas angin, dan jauhkan benda tajam.
Latihan terbang di ruangan bisa bikin dia lebih percaya diri dan tambah aktif.
Pastikan Kesehatan si Burung
Terakhir, perhatikan juga kesehatan parkitmu. Burung yang lagi sakit atau stres berat bakal susah diajak jinak. Pastikan dia makan cukup, air bersih tersedia, dan kandangnya selalu bersih. Parkit sehat pasti lebih ceria dan gampang didekati.
Nah, itu tadi tips jinakin burung parkit dari awal sampai bisa naik ke jari kamu dengan manja. Kuncinya ada di kesabaran, konsistensi, dan kasih sayang. Jangan pernah maksa atau buru-buru. Nikmati aja prosesnya, karena makin lama kamu deket sama burungmu, makin terasa serunya!(*)
Editor : Mahfud