Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Inilah Sepuluh Jenis Burung Paling Seru untuk Mengisi Aviary Mini, Ramai, Rukun, dan Gampang Perawatannya

Nakula Agi Sada • Kamis, 24 Juli 2025 | 19:56 WIB
Mini Aviary
Mini Aviary

Punya aviary mini di rumah bisa jadi hiburan harian yang bikin adem hati. Tiap pagi disambut kicauan aneka burung, yang juga meloncat-loncat ceria.

Tapi, biar suasana di dalam aviary tetap damai dan penuh kicauan, kita tak bisa asal memasukkan semua jenis burung. Harus ada pertimbangan karakter, ukuran, sampai kebutuhan pakannya.

Aviary mini biasanya berukuran 1×2 meter atau 2×3 meter. Bisa ditempatkan di teras atau pojokan taman.

Nah, karena ruangnya terbatas, kita perlu pilih burung-burung kecil yang lincah tapi nggak gampang ribut. Jangan sampai aviary malah jadi arena adu jago karena burungnya suka berantem. Berikut ini burung-burung yang cocok ditempatkan di aviary mini.

Kenari

Salah satu burung yang cocok untuk aviary mini adalah kenari. Burung ini dikenal kalem, suaranya merdu, dan gampang dipelihara.

Kenari juga punya banyak warna menarik. Mulai dari kuning cerah sampai oranye menyala. Cocok jadi penghuni utama yang bikin suasana adem.

Finch Zebra 

Selain kenari, ada juga zebra finch alias finch zebra. Bentuknya kecil banget, tapi lincah dan senang hidup berkelompok.

Mereka juga jarang bikin ribut dengan spesies lain. Jadi aman buat digabung bareng kenari atau burung mungil lainnya.

Lovebird

Kalau kamu ingin nuansa tropis yang lebih berwarna, coba masukkan lovebird. Tapi ingat, jangan kebanyakan, dan pastikan mereka sudah berjodoh.

Lovebird yang belum punya pasangan biasanya lebih agresif dan suka mengganggu burung lain. Kalau sepasang, biasanya lebih tenang dan romantis. Kadang saling suap makanan yang membuat gemas.

Parkit Australia 

Pilihan lainnya adaalah parkit Australia atau sering disebut budgie. Burung ini aktif, suka terbang, dan punya warna mencolok seperti biru, hijau, atau kuning.

Mereka juga tergolong ramah dan bisa hidup bareng lovebird atau kenari. Asalkan kandang atau aviary mini-nya cukup luas dan ada cukup tempat nangkring.

Gelatik Jawa 

Kalau kamu suka burung yang gayanya kalem tapi elegan, coba pelihara gelatik Jawa. Suaranya pelan tapi penampilannya anggun.

Mereka jarang mengganggu dan cocok untuk suasana aviary yang tenang. Bonusnya, gelatik juga termasuk burung endemik yang mulai langka. Jadi sekalian bantu konservasi.

Bondol Peking 

Ada juga bondol peking, atau sering disebut pipit peking. Ukurannya mini dan mereka suka mencari makanan di lantai.

Bondol Peking  cocok dikombinasikan dengan burung yang lebih aktif di area atas kandang. Bondol ini tipe burung sosial, jadi lebih bagus kalau dipelihara sekelompok.

Diamond Dove

Buat yang suka sesuatu yang lebih eksotis, bisa coba diamond dove. Yaitu merpati mini dari Australia.

Mereka tidak banyak terbang, lebih sering jalan di bawah. Suaranya juga nggak keras, cocok buat penyeimbang biar suasana aviary nggak terlalu ramai.

Pleci alias Burung Kacamata 

Kalau kamu tertarik dengan burung kicauan aktif, pleci atau burung kacamata bisa jadi pilihan. Tapi burung ini agak pemalu, jadi pastikan ada tanaman hidup atau ranting-ranting buat mereka sembunyi.

Pleci juga biasanya lebih cocok disatukan dengan burung seukuran. Jangan bareng lovebird yang galak ya.

Waxbill 

Burung mungil lain yang bisa jadi penghuni aviary mini adalah waxbill. Penampilannya mirip zebra finch, tapi warnanya lebih beragam dan eksotis.

Mereka suka lingkungan alami. Jadi tambahkan tanaman dan serangga kecil sebagai camilan biar makin betah.

Leptocoma

Bagi yang suka lihat burung isap madu, kamu bisa coba pelihara burung madu lokal seperti leptocoma. Mereka mirip kolibri dan senang nektar.

Pastikan kamu sediakan bunga hidup atau tempat khusus buat nektar buatan. Tapi jangan campur sama burung pemakan biji, karena pakannya beda jauh.(*)

 

 

 

Editor : Mahfud
#aviary #burung