Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Burung Kicauan Loyo Saat Musim Hujan? Tenang, Begini Cara Bikin Mereka Semangat Lagi!

Nakula Agi Sada • Minggu, 16 November 2025 | 19:25 WIB

Burung Cucak Ijo, burung kicauan yang banyak digemari.
Burung Cucak Ijo, burung kicauan yang banyak digemari.

Musim hujan memang sering jadi tantangan buat para penghobi burung kicauan. Cuaca yang lembap, matahari yang kadang hilang berhari-hari, ditambah angin dingin—semuanya bisa bikin burung terlihat loyo, kurang nafsu makan, bahkan macet bunyi. Tapi tenang, kondisi ini wajar kok, dan yang penting kamu tahu cara menanganinya dengan tepat.

Pertama, pahami dulu penyebabnya. Hujan terus-menerus membuat suhu turun dan udara jadi lembap. Burung kicauan yang biasanya fit bisa jadi kurang nyaman dan imunitasnya menurun. Ini sebabnya mereka terlihat kurang aktif atau malas bunyi. Jadi langkah awal adalah memastikan kondisi lingkungan tetap nyaman meski cuaca kurang mendukung.

Hal yang paling penting adalah menjaga kandang tetap kering dan hangat. Banyak orang meremehkan bagian ini, padahal kandang lembap itu musuh besar burung. Kamu bisa menempatkan kandang di area yang aman dari angin kencang dan percikan hujan, misalnya teras yang tertutup atau ruangan dekat jendela dengan sirkulasi udara baik. Jangan lupa bersihkan bagian dasar kandang lebih sering, karena musim hujan bikin kotoran cepat lembap.

Selain ruang yang nyaman, asupan pakan juga perlu ditingkatkan kualitasnya. Coba berikan pakan tambahan yang kaya nutrisi seperti kroto segar, jangkrik, ulat hongkong (secukupnya), atau buah-buahan segar yang aman untuk burung. Pakan tambahan ini bukan cuma meningkatkan stamina, tapi juga membantu menjaga mood burung tetap oke.

Baca Juga: Cucak Kopi: Burung Kicau Bersuara Merdu dan Perawatan Mudah

Vitamin juga cukup membantu. Kamu bisa berikan vitamin khusus burung yang mengandung multivitamin dan mineral untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Tapi tetap, dosisnya jangan berlebihan. Yang penting konsisten, bukan banyak-banyakan.

Penjemuran di musim hujan tetap penting, hanya waktunya harus menyesuaikan cuaca. Kalau pagi cerah, jemur 10–20 menit saja sudah cukup buat menghangatkan tubuh dan menjaga metabolisme burung. Jangan terlalu lama karena angin pagi di musim hujan biasanya lebih dingin dari biasanya. Kalau matahari benar-benar nggak muncul, kamu bisa membantu hangatkan burung dengan lampu penghangat (lampu pijar 5–15 watt saja sudah cukup, jangan terlalu panas).

Selain itu, kurangi mandi selama musim hujan. Biasanya burung dimandikan setiap pagi, tapi saat cuaca dingin, frekuensi bisa dikurangi jadi 2–3 kali seminggu saja. Tujuannya untuk menghindari tubuh burung terlalu sering basah dan kedinginan. Fokus utamanya adalah menjaga stamina, bukan bikin bulu kinclong terus.

Baca Juga: Rahasia Menambah Durasi Kicau Burung Kenari Agar Makin Gacor Panjang

Biar tetap semangat bunyi, burung juga butuh suasana yang tenang dan jauh dari stres. Musim hujan kadang bikin suara bising seperti petir atau angin kencang yang bikin burung kaget. Kamu bisa menutup sebagian kandang dengan kerodong supaya burung merasa lebih aman dan nyaman.

Kebersihan juga jangan sampai kendor. Musim hujan bikin jamur dan bakteri lebih cepat berkembang, jadi pastikan tempat makan, minum, dan tangkringan selalu dalam keadaan bersih. Ini juga salah satu cara mencegah burung loyo karena infeksi.

Kalau burung memang tipenya gampang drop saat cuaca nggak menentu, berikan perawatan ekstra seperti rutin memberikan air minum bersih, mengatur jam istirahat lebih panjang, dan meminimalkan perpindahan lokasi kandang. Burung yang sering dipindah saat cuaca dingin biasanya gampang stres.

Baca Juga: Kicau Mania Wajib Tahu Apa Penyebab Si Pleci Mogok Bunyi

Yang terakhir, perhatikan perilaku burung. Kalau sudah sangat loyo, bulu mengembang, atau terlihat menggigil, lebih baik hentikan aktivitas seperti penjemuran atau pancingan bunyi. Fokus dulu pada pemulihan staminanya. Bila perlu, berikan obat herbal seperti air rebusan jahe yang sangat encer (beberapa tetes saja dicampur di air minum).

Dengan perawatan yang tepat dan suasana yang mendukung, burung kicauan tetap bisa gacor meskipun musim hujan panjang. Intinya, bikin burung tetap hangat, nyaman, makan enak, dan bebas stres. Hujan boleh turun terus, tapi kicauannya tetap harus jalan! Kalau kamu punya jenis burung tertentu, nanti bisa aku bantu bikin panduan yang lebih spesifik.(*)

Editor : Mahfud
#burung kicauan #ulat Hongkong #jangkrik #musim hujan #kroto #lembab