Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rahasia Sukses Ternak Kenari: Dari Menata Sarang hingga Menyiapkan Anakan Mandiri

Jauhar Yohanis • Rabu, 15 Oktober 2025 | 21:53 WIB

Piyik, kenari anakan perlu penangan teliti
Piyik, kenari anakan perlu penangan teliti

Awal Musim di Ruang Kenari

JP Radar Kediri – Bagi pecinta burung kicau, masa penetasan selalu menjadi momen paling mendebarkan. Begitu pula bagi penghobi yang mengelola kanal The Canary Room, tempat ia berbagi pengalaman seputar dunia perkenarian.
“Rasanya seperti menyambut kehidupan baru setiap kali telur menetas,” ujarnya membuka tayangan terbarunya.

Manajemen Sarang Jadi Kunci

Kunci sukses penetasan ada pada pengelolaan sarang. Telur dikumpulkan dan disimpan lebih dulu agar semua menetas serempak. Dengan begitu, indukan lebih mudah memberi makan anakan tanpa perbedaan usia yang ekstrem.

Namun, tak semua indukan punya naluri keibuan yang sama. Beberapa betina sabar dan telaten, sementara lainnya mudah panik atau malah meninggalkan sarang. Karena itu, pengawasan ketat wajib dilakukan setiap hari.

Pakan Bernutrisi dan Pengawasan Ketat

Sejak menetas, anakan diberi egg food (pakan lembut), biji-bijian rendam, serta sayuran segar seperti brokoli dan watercress.

Juga harus rutin memeriksa tembolok dan perut anakan untuk memastikan mereka mendapat cukup makanan.

Kalau tembolok kosong, bukan berarti tak makan. Lihat bagian perutnya—kalau tampak isi, berarti masih aman.

Sesekali, perlu juga membantu memberi makan menggunakan pipet kecil untuk anakan lemah.

Ketelatenan seperti inilah yang membuat tingkat hidup anakan cukup tinggi.

Saatnya Turun Sarang

Memasuki usia dua minggu, anakan mulai berani keluar dari sarang. Untuk menghindari risiko jatuh dan stres, posisi sarang diturunkan ke lantai kandang menggunakan wadah tanah liat kecil.

Kalau sudah mulai melompat, saya pindahkan sarang ke bawah supaya mereka mudah keluar masuk.

Kebersihan kandang menjadi prioritas. Setiap hari dilakukan pembersihan lantai, perches (tempat bertengger), dan wadah makan agar bebas jamur dan sisa pakan basi. 

Latihan Kemandirian

Proses penyapihan atau weaning dilakukan setelah anakan benar-benar bisa makan sendiri. Mereka dipindahkan ke kandang khusus yang lebih luas dengan alas koran bersih dan satu tangkringan rendah.

Di tahap ini, pakan utama berupa biji kenari, campuran egg food, dan sedikit potongan apel sebagai sumber energi. Jangan buru-buru pisahkan. Kalau belum bisa makan sendiri, bisa mati kelaparan.

Pencatatan dan Perawatan Akhir

Setiap anakan yang disapih diberi cincin penanda (ring) dan dicatat dalam buku catatan. Data tersebut penting untuk melacak asal indukan dan memantau perkembangan tiap burung.
Sebelum ditempatkan di kandang weaning, seluruh perlengkapan disemprot disinfektan agar tetap higienis.

Konsistensi dan Cinta pada Hobi

Meski terlihat sederhana, proses panjang ini menuntut konsistensi tinggi. Mulai dari menyiapkan sarang, memberi makan tiga kali sehari, hingga memastikan setiap anakan tumbuh sehat.
“Kesabaran dan kebersihan itu kunci. Kalau dua hal itu dijaga, hasilnya akan terlihat,” ujarnya menutup video.

 

Editor : Jauhar Yohanis
#pakan bernutrisi #burung kenari #manajemen #sarang