Paparan sinar matahari, waktu di alam, dan aktivitas fisik adalah beberapa alasan utama mengapa berkebun bisa memperbaiki kualitas tidur.
Ketika Anda merawat tanaman, tanaman juga akan merawat kondisi mental sekaligus kualitas tidur secara tidak langsung.
Alam dan cahaya matahari adalah alasan mendasar mengapa berkebun baik untuk kualitas tidur. Cahaya di siang hari membantu mengatur ritme sirkadian, yaitu siklus tidur dan bangun tubuh. Paparan cahaya matahari di siang hari menyiapkan tubuh untuk merasa mengantuk saat malam.
Selain cahaya, keberadaan di alam juga mendukung tidur yang baik. Penelitian menunjukkan bahwa kontak dengan tanaman dan satwa liar mengurangi stres, kecemasan, dan depresi.
Olahraga sudah terbukti mampu mengatasi insomnia. Berkebun juga bisa menjadi bentuk olahraga ringan yang menyenangkan. Meski tidak selalu berat, aktivitas berkebun tetap memberi manfaat.
Sebuah studi di Journal of Affective Disorders terhadap lebih dari 60.000 orang menemukan bahwa mereka yang rutin berkebun lebih jarang mengalami masalah tidur seperti insomnia, tidur pendek, sleep apnea, atau rasa lelah di siang hari.
Mary Ellen Ellis, seorang gardener yang telah berkebun lebih dari 20 tahun mengungkap fakta mengejutkan. Sarjana dengan gelar di bidang Kimia dan Biologi ini mengungkap bahwa selain meningkatkan kesehatan mental dan tidur, berada di alam juga baik untuk kesehatan otak dengan meningkatkan kemampuan berpikir dan nalar.
Berbagai manfaat berkebun ini tidak bisa kamu lewatkan! Siap berkebun hari ini?
Artikel ini ditulis oleh Widia Isnaini Rochmatun Nikmah Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian